Tujuh petak toko di Padang terbakar saat libur Idul Fitri 1443 Hijriah

Sebanyak tujuh petak toko yang berada di Jalan Jhoni Anwar Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, terbakar saat libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah pada Rabu pagi.

Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang di Padang, Rabu, mengatakan sejumlah toko itu ditinggal penghuni dan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.03 WIB.

“Kita langsung bergerak dan sampai di lokasi pukul 06.14 WIB dan selesai melakukan penanganan pukul 06.46 WIB,” kata dia.

Menurut dia, informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar, api berasal dari arah belakang petak toko yang menjual kebutuhan sehari-hari lalu menyebar ke toko lainnya.

Baca juga: BPBD Padang: Kebakaran toko asesoris tewaskan tiga orang

Baca juga: Empat orang tewas dalam musibah kebakaran di Paluta Sumut

Ia menyebutkan luas areal yang terbakar sekitar 300 meter persegi dan berhasil dipadamkan apinya oleh petugas.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sendiri menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api di lokasi kejadian.

“Pemilik memang tidak di lokasi kejadian karena toko ini setiap hari ditinggal pemiliknya saat tutup,” kata dia

Ia mengatakan api membakar tujuh petak bangunan yang berada di kawasan padat penduduk dan diprediksi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Untuk sumber api diduga akibat korsleting listrik,” kata dia.

Ia mengimbau warga yang libur Idul Fitri dan meninggalkan rumah agar memastikan kondisi instalasi listrik di rumahnya dalam keadaan baik.

“Kita minta warga waspada terhadap pemicu kebakaran ini dan selalu waspada baik ketika berada di rumah maupun saat keluar rumah,” kata dia.*

Baca juga: PLN prediksi perbaikan akibat kebakaran di PLTU Teluk Sirih 25 hari

Baca juga: Pascakebakaran PLTU Teluk Sirih, PLN pastikan pasokan listrik aman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel