Tukang Sapi Ini Ternyata Prajurit Terbaik TNI

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kehidupan prajurit Tentara Nasional Indonesia, ternyata tak cuma dihabiskan dengan berlatih-berlatih dan berlatih saja. Meskipun berlatih adalah kebutuhan dasar militer untuk mengasah kemampuan tempurnya.

Seperti hal yang dilakukan Kopra Dua (Kopda) Erianto ini, meski berstatus sebagai prajurit TNI aktif, tapi dia masih memiliki waktu untuk melakukan kegiatan ekonomi sosial lainnya.

Yang menariknya, salah satu prajurit terbaik TNI yang berdinas di Penerangan Komando Distrik militer 1208/Sambas itu, tidak menggunakan waktu luangnya untuk bisnis yang macam-macam.

Tapi dari informasi yang dilansir VIVA Militer dari Kodim 1208/Sambas, Kamis 3 Desember 2020, Kopda Erianto menghabiskan waktu luang untuk bertani dan berternak sapi.

"Saya berkebun dan beternak sapi ini, salah satunya untuk memanfaatkan waktu luang, khususnya pada hari libur. Jadi, hari libur saya lebih bermanfaat," kata Kopda Erianto.

Jika sedang berkebun dan beternak sapi, banyak yang tak menyangka pria asli Sambas yang lahir di tanah Jawa ini adalah seorang prajurit TNI aktif, walaupun ketika melakukan kegiatan itu dia serang memakai baju loreng hijau khas TNI.

Menurut bapak dari satu anak ini, selama ini meski sedang bertugas, kebun dan sapinya tak pernah terlantar. Karena ada yang menggantikan aktivitasnya. "Kalau saya tinggal berangkat dinas, ya istri saya yang mengurus kebun dan sapi-sapi itu," kata dia.

Sementara itu, terkait apa yang dijalani Kopda Erianto, Komandan Kodim 1208/Sambas, Letnan Kolonel Setyo Budiyono mengaku tak pernah membatasi prajuritnya untuk mengembangkan aktivitasnya di luar jam dinas. Asalkan kegiatan itu berdampak positif bagi prajurit tersebut dan juga keluarganya.

Malahan setelah tahu kegiatan berkebun yang digencarkan Kopda Erianto, Dandim 1208 memberikan bibit sayuran untuk dikembangkan oleh Kopda Erianto.

"Yang penting tidak mengganggu tugas pokok. Karena, bagaimanapun kami sebagai prajurit, tidak boleh mengabaikan apalagi melupakan tugas untuk menjaga kedaulatan NKRI dan tetap mengembangkan diri sesuai tugas masing-masing," kata Letkol Setyo Budiyono.

Baca: Baru 3 Hari Jadi Pangdam, Jenderal Darah Kopassus Ini Disosor Mertua