Tuli Bukan Halangan Raih Prestasi

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita asal Ghansoli, India, Vanitha M Iyer memenangkan penghargaan nasional dalam kategori “Pemberdayaan Masyarakat Dengan Disabilitas”. Penghargaan itu diberikan oleh Kementrian Sosial dan Pemberdayaan India. 

Penghargaan ini bukan lah yang pertama, sebelumnya Vianitha juga memenangkan penghargaan nasional dari kementrian yang sama. Penghargaan pertama diterima Vianitha sebagai teladan perempuan dengan disabilitas pada 2013. Kabarnya, ia juga akan menerima penghargaan di Delhi pada 3 Desember dalam kategori Karyawan Tuli Terbaik.

Vianitha memiliki keterbatasan pendengaran atau tuli sejak lahir dan terlatih sebagai pembaca bibir. Balasubramanian Iyer, ayah Vianitha mengatakan, Vianitha adalah seorang wanita yang multi talenta sejak kecil walaupun ia tuli.

Meski tuli, Vianitha berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar insinyur elektronik. Kini ia bekerja sebagai karyawan di New India Assurance Ltd di Navi Mumbai. Ia juga seorang karateka sabuk hitam.

 

Bersekolah di Sekolah Umum

Vianitha berkisah, kehidupan sekolah dan kuliahnya dilakukan di sekolah untuk orang tanpa disabilitas. Ia adalah satu-satunya orang tuli yang kuliah dan bersekolah di sana. Namun, ia tidak pernah merasa kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan dalam bersaing dengan murid-murid lain. 

Walau dengan keterbatasan, Vianitha berhasil menjalankan pendidikan dengan beasiswa pengabdian dan mendapatkan penghargaan finansial dari Alexander Graham Bell, USA untuk lima tahun. Ia juga dilatih di Yoga, Reiki, dalam pembuatan berlian tiruan. Di samping itu ia dapat membuat desain kreatif, melukis gelas, kain, dan bahan lainnya.

Seorang aktivis mengungkapkan, ini adalah hal yang bagus untuk mengetahui cerita kehidupan orang-orang seperti Vianitha yang menginspirasi. Ia terus berusaha melakukan apapun tanpa melihat keterbatasannya sebagai suatu halangan.