Tunanetra Dibekali Strategi Hidup Mandiri

Liputan6.com, Pemalang: Kekurangan yang dimiliki tidak serta-merta membuat kaum penyandang cacat putus asa dengan hanya menggantungkan belas kasihan orang lain. Seperti halnya di Balai Rehabilitasi Tuna Netra, Pemalang, Jawa Tengah, yang melatih para anak didiknya dengan keterampilan khusus sebagai bekal hidup mandiri.

Reporter SCTV Djati Darma baru saja melaporkan, Balai Rehabilitasi Tuna Netra tak hanya sekadar melatih peserta didik bisa berprestasi dalam lomba melantunkan baca Alquran hingga atau lomba lagu Islami. Seperti halnya yang dirasakan Sholehuddin bersama teman-temannya yang menjuarai Lomba Pramuka tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Pemalang.

Selain itu, penyandang cacat ini juga dilatih berbagai ketrampilan seperti kerajinan tangan anyaman bambu hingga menjadi pemijat profesional.(ADI/ANS)