Tunda Latihan, Wakasal Tetap Cek Kesiapan Pasukan Tempur TNI AL

·Bacaan 3 menit

VIVA – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono pagi tadi memimpin Upacara Gelar Pasukan dalam rangka Latihan Puncak TNI Angkatan Laut Armada Jaya XXXIX Tahun 2021. Apel Pasukan yang digelar di Dermaga JICT, Tanjung Priok itu menghadirkan ribuan prajurit yang berasal dari seluruh unsur kekuatan dari Matra Laut.

Pantauan VIVA Militer di lapangan, usai memimpin Apel Gelar Pasukan, Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono langsung melakukan pengecekan pasukan satu persatu. Mantan Panglima Koarmada I itu menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan Komandan Satuan untuk memastikan kesiapan para personel yang siap diberangkatkan ke medan tugas.

Selain itu, Wakasal juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah material tempur milik Marinir TNI Angkatan Laut. Bahkan, Laksdya TNI Heri juga sempat meminta prajurit Marinir TNI Angkatan Laut untuk menyalakan sejumlah Tank Amfibi yang rencananya akan digunakan dalam latihan pendaratan di Pulau Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

Usai melakukan pengecekan pasukan dan Alutsista, Wakasal mengaku sangat bangga dengan seluruh prajurit TNI Angkatan Laut yang dalam posisi siap untuk ditugaskan oleh negara di mana pun dan kapan pun sebagaimana tugas pokok TNI.

Menurut Wakasal, kesiapan para personel TNI Angkatan Laut dalam latihan tempur Armada Jaya Tahun 2021 sudah dilakukan sejak bulan April 2021 lalu. Dan melalui Apel Gelar Pasukan hari ini, lanjutnya, seluruh prajurit TNI Angkatan Laut telah menunjukkan kesiapannya untuk menggelar latihan tempur yang akan melibatkan seluruh kekuatan Matra Laut dari seluruh unsur satuan.

"Jadi pagi ini kita tetap melaksanakan apel karena saya ditugaskan untuk mengecek benar-benar kesiapan mereka, dan Insyaallah dengan tatapan yang tajam, dengan keyakinan yang penuh, dengan sudah dipersiapkan dari awal melaksanakan latihan, kami yakin bahwa seluruh prajurit TNI Angkatan Laut masih sanggup untuk memelihara kemampuan dalam rangka melaksanakan tugas pokok dalam rangka menjaga kedaulatan negara di perairan Indonesia bersama komponen masyarakat lainnya," kata Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono usai memimpin Apel Gelar Pasukan dan Material Tempur Armada Jaya Tahun 2021 di Dermaga JICT II, Jakarta Utara, Senin, 28 Juni 2021.

Lebih jauh dia katakan, meski seluruh kekuatan prajurit TNI Angkatan Laut dalam kondisi siap untuk menggelar latihan puncak TNI Angkatan Laut, namun Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan Latihan Armada Jaya XXXIX Tahun 2021 yang rencananya akan digelar di Pulau Dabo Singkep, Kepri itu.

Menurut Wakasal, penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pandemi COVID-19 yang belakangan ini sudah sangat menghawatirkan. Dengan demikian, lanjutnya, Kasal telah memerintahkan kepada seluruh satuan jajaran di bawah untuk mendukung penuh program Presiden RI Joko Widodo, yaitu melakukan serbuan vaksinasi dengan target minimal satu juta perhari dengan mensasar masyarakat yang tinggal di sekitar markas atau satuan masing-masing.

"Namun, arahan Bapak Kasal kegiatan manuver lapangan kita tunda, kita fokus untuk menghadirkan TNI Angkatan Laut bersama-sama dengan komponen lainnya untuk melaksanakan program Bapak Presiden RI, yaitu serbuan vaksin yang targetnya minimal satu juta vaksin perhari," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, rencananya TNI Angkatan Laut akan menggelar latihan tempur secara besar-besaran yang akan melibatkan 9.539 prajurit TNI Angkatan Laut dari berbagai satuan. Dalam latihan yang seharusnya digelar pada tanggal 28 Juni hingga 10 Juli 2021 itu, rencananya TNI Angkatan Laut akan mengerahkan 26 Kapal Perang TNI Angkatan Laut (KRI), 46 material tempur Marinir TNI Angkatan Laut, dan 10 unit pesawat terbang milik Puspenerbal.

Baca: COVID-19 Menggila, 9 Ribu Prajurit TNI AL Batal Latihan Perang Besar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel