Tunggak Gaji Pemain, PSS Sleman Dilaporkan ke FIFA

Riki Ilham Rafles, Cahyo Edi (Yogyakarta)
·Bacaan 1 menit

VIVAPSS Sleman dilaporkan ke FIFA oleh pemainnya, Alfonso de la Cruz. Sebabnya, manajemen tim berjuluk Laskar Super Elang Jawa menunggak gajinya sampai saat ini.

Alfonso sendiri adalah salah satu legiun asing PSS Sleman di Liga 1 musim 2019. Namun Alfonso didepak dari PSS Sleman di musim 2020. Padahal Alfonso masih memunyai ikatan kontrak dengan PSS Sleman di tahun 2020.

Alfonso menjadi bagian dari PSS di Liga 1 2019, Namun ketika memulai musim 2020, dia didepak. Padahal kontraknya masih tersisa satu tahun lagi.

Menanggapi laporan ke FIFA, manajemen PSS angkat bicara. Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Marco Gracia Paulo menuturkan, pihaknya menghargai perhatian Alfonso dan sedang membangun komunikasi terkait termin penyelesaian pembayaran gajinya sesuai dengan surat yang dikirimkan oleh FIFA.

"Satu hal yang perlu diluruskan bahwa PSS tidak mengabaikan kontrak yang ada. Apa yang menjadi kewajiban Klub seperti tercantum dalam surat FIFA sedang dalam proses penyelesaian," ujar Marco dalam keterangannya, Senin 1 Februari 2021.

Marco tidak memungkiri adanya pembayaran gaji Alfonso yang belum terealisasi. Hal itu terjadi di masa transisi manajemen.

Sayangnya, di tengah proses penyelesaian pengakhiran kontrak dengan Alfonso terjadi pandemi COVID-19.

Komunikasi dengan Alfonso sedang dilakukan oleh PSS. Sebagai klub profesional berkomitmen mereka tak mengabaikan kewajibannya dan akan memberikan kepastian kepada Alfonso.

“Berita yang ada terkait Alfonso tidak akan mencederai komitmen PSS kepada filosofi yang hendak dibangun di klub ini yaitu klub yang profesional secara utuh,” tegas Marco.