Tunggal Putra Pede Juarai WT Finals meski Hancur di Thailand Open

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, membeberkan segala kekurangan yang dirasakan anak-anak asuhnya di turnamen Thailand Open I dan II. Di luar itu, Hendry tetap pede Anthony Sinisuka Ginting bisa merebut juara BWF World Tour Finals 2021.

Seperti diketahui, wakil Tanah Air di sektor tunggal putra hancur lebur di BWF World Tour Super 1000 Thailand Open jilid 1 dan jilid 2. Tak ada satu pun dari tiga atlet yang mampu menjejakkan kaki ke final.

Hasil minor ini jelas jadi hantaman keras buat sektor tunggal putra yang biasanya jadi salah satu penyumbang medali. Namun, di dua turnamen ini, seluruhnya bermain buruk bahkan sempat ada yang tersingkir di babak awal.

Diungkapkan Hendry, raihan negatif ini muncul akibat dari faktor non-teknis. Jonatan Christie cs kurang percaya diri ketika tampil di lapangan dan itu sangat mempengaruhi hasil yang didapat di dua turnamen awal tahun ini.

"Kalau saya lihat dari main dan mendengar dari atletnya, mereka kehilangan fokus. Dan kurang bersiap hadapi kesukaran dalam pikirannya. Jadi kurang yakin, hingga mainnya tidak maksimal, tidak keluar. Itu yang saya tangkap dan lihat dari sisi non teknis. Kalau teknis sudah oke," kata Hendry dalam rilis PBSI.

Kendati demikian, tunggal putra masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki catatan miris di Thailand Open I dan II. Sebab, Anthony dipastikan lolos ke BWF World Tour Finals 2021.

Melihat peluang anak asuhnya, Hendry yakin Anthony bisa tampil maksimal. Dia bahkan menargetkan Anthony bisa juara di BWF World Tour Finals 2021.

"Untuk WTF, saya yakin dari kedua kejuaraan sebelumya, Ginting seharusnya sudah lebih baik pikiran dan mentalnya. Kalau bisa main maksimal, harusnya bisa juara. Targetnya bisa main maksimal dan juara," jelas dia.