Tunggu Hasil Evaluasi PPKM, Riza Patria Berharap Ada Perkembangan

·Bacaan 1 menit
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap adanya perkembangan lebih baik saat pengumuman perpanjangan PPKM oleh pemerintah pusat. Sebab PPKM di Jawa-Bali diperpanjang sampai Senin, (13/9/2021) atau hari ini.

"Mudah-mudahan ada perkembangan yang lebih baik ya, tapi apapun itu kami akan patuh dan taat melaksanakannya," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (13/9/2021).

Kendati begitu, saat ini pihaknya masih menunggu putusan dari pemerintah pusat. Sebab kata Riza, Pemprov DKI Jakarta akan tetap melaksanakan apapun keputusan yang diberikan.

Selain itu, dia menyatakan pelonggaran kegiatan masyarakat akan disesuaikan dengan kebijakan keputusan PPKM.

"Dan disesuaikan dengan disiplin masyarakat, masyarakat semakin baik semakin disiplin dimungkinkan untuk pelonggaran," ucapnya.

Namun, Riza meminta masyarakat tetap patuh protokol kesehatan dan kurangi aktivitas di luar rumah.

"Laksanakan PPKM yang ada, karena di masa pelonggaran potensi orang ke luar rumah meningkat, potensi interaksi meningkat, potensi kerumunan meningkat pada akhirnya potensi penularan juga meningkat," jelas Riza.

Akan Evaluasi

Pemerintah akan menggelar rapat evaluasi untuk menentukan nasib perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 sampai 4 di Jawa dan Bali. PPKM Jawa-Bali berakhir pada Senin (13/9/2021).

"Akan dievaluasi sore ini dalam ratas (rapat terbatas)," kata Dirjen Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Safirizal saat dikonfirmasi Liputan6.com, Senin.

Adapun ratas untuk membahas nasin perpanjangan PPKM akan dilakukan bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Belum diketahui apakah PPKM di Jawa-Bali kembali diperpanjang atau tidak dan adakah sektor publik yang akan kembali dilonggarkan oleh pemerintah.

Safrizal memastikan nasib PPKM di Jawa-Bali akan diumumkan pada Senin hari ini. Nantinya, pengumuman soal PPKM akan diumumkan oleh Presiden Jokowi atau Menteri Koordinator.

"Rapat sore, diumumkan bisa sore atau malam. Menunggu arahan Presiden apakah langsung Bapak Presiden atau di delegasikan," jelas Safrizal.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel