Tunggu Hasil Rapat Dibacakan, Organisasi Buruh Terpecah

Liputan6.com, Jakarta: Ribuan buruh yang berasal dari 14 organisasi buruh hingga kini masih bertahan di depan Balai Kota Jakarta menunggu hasil pertemuan antara Apindo dengan Dewan Pengupahan di Balai Kota Jakarta. Di sela-sela menunggu hasil pertemuan, berhembus kabar adanya perpecahan, karena salah satu organisasi buruh yang mestinya ikut dalam unjuk rasa dianggap membelot, yaitu Serikat Pekerja Nasional.

Sejumlah koordinator buruh menyatakan kekecewaan atas sikap SPN yang dikabarkan ikut mengirim wakil mereka dalam pertemuan Apindo dan Dewan Pengupahan. Padahal, Forum Buruh DKI Jakarta sudah sepakat memboikot pertemuan dan hanya akan menunggu hasil sesuai dengan tuntutan kenaikan upah minimum provinsi yang mereka inginkan, yaitu senilai Rp 2.799.067.

"SPN memang tidak ingin aksi, mereka bahkan mengambil jalan sendiri tanpa koordinasi," ujar Henda dari KEP KSPI di depan Balai Kota Jakarta, Selasa (13/11/2012) siang. Disebutkan, dalam pertemuan dengan Apindo dan Dewan Pengupahan, SPN mengutus anggotanya yaitu Tumijap.

Atas fakta itu, Serikat Buruh DKI Jakarta pun telah mengutus tiga orang anggotanya untuk menjemput Tumijap guna dihadapkan ke depan buruh yang tengah beraksi. Sementara buruh yang berunjuk rasa menyatakan tetap akan bertahan menunggu janji akan dibacakannya keputusan dari tuntutan mereka, sore ini.(ADO)