Tuntutan Pokok Buruh Saat May Day 1 Mei

Liputan6.com, Jakarta : Memperingati Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei mendatang, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyatakan akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Istana Merdeka. Ada sejumlah agenda yang akan menjadi tuntutan para buruh.

"Selain akan mengadakan orasi di Istana menolak kenaikan harga ВВМ, kami juga mempunyai 2 agenda pokok lainnya yang akan kami suarakan kepada pemerintah," kata Presiden KSPSI Andi Gani Nenawea di Jakarta, Senin (22/4/2013).

Pertama, lanjut Andi, KSPSI akan memastikan jaminan kesehatan apakah itu sudah diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, pihaknya menuntut pemerintah agar merevisi Putusan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 dan juga Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2012.

Agenda kedua yaitu penolakan terhadap pengangguhan upah minimum dan upah murah yang diterima para buruh se-Indonesia.

"Kita dari KSPSI akan meminta pemerintah membatalkan penangguhan upah minimum dan penolakan upah rendah bagi para buruh. Juga jalankan jaminan kesehatan seluruh masyarakat," jelasnya.

Aksi damai May Day akan berlangsung di 20 provinsi Indonesia secara serentak mulai pukul 09.00 WIB.  Aksi ini diperkirakan akan kembali memecahkan rekor dunia dalam aksi terbesar yang dilakukan pekerja buruh se-Indonesia. Karena ini merupakan rentetan upaya buruh untuk mendapatkan kesejahteraan.(Ali)