Turki Menyesal, All England tanpa Indonesia Sang Kiblat Bulutangkis

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Simpati dan dukungan terus mengalir pada tim Bulutangkis Indonesia usai dipaksa mundur dari BWF World Tour 1000 All England Open 2021.

Kali ini dukungan datang dari Federasi Bulutangkis Turki (TBF). Dalam pernyataan resminya, TBF menyampaikan penyesalan mendalam atas apa yang dillami Indonesia.

Ketua TBF, Murat Ozmekik merasakan kekecewaan para pemain dan pendukung Indonesia. Dia berharap insiden ini tak lagi terjadi di ajang sekelas All England.

“Kami sangat bisa memahami kekecewaan para pemain dan para pendukungnya di seluruh dunia. Kami harapkan situasi serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” kata Murat Özmekik dalam pernyataan kepada Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal dan Ketua PBSI Agung Firman.

Murat Ozmekik juga mengakui, Indonesia adalah kiblat turki untuk dunia bulutangkis. Dan, tanpa Indonesia, dia menyebut All England sudah kehilangan arti.

“Turki menjadikan Indonesia kiblat bulu tangkis mereka selama ini. Menurut mereka, turnamen sekelas All England kehilangan arti pentingnya tanpa kehadiran tim sekelas Timnas Indonesia," ucap Iqbal.

Sebelumnya, Tim Indonesia dicoret dari All England setelah para pemain dan staf berada satu pesawat dengan penumpang yang positif COVID-19 dalam perjalanan dari Istanbul menuju Birmingham. Meskipun demikian, turnamen ini tetap berjalan bahkan sekarang sudah mencapai semifinal.

Pebulutangkis dari Turki, Neslihan Yigit, juga mengalami nasib serupa. Dia diharuskan mundur dari ajang bergengsi tersebut karena juga satu pesawat dengan tim Indonesia.

Sesuai regulasi dari pemerintah Inggris, NHS (National Health Service) mengharuskan karantina selama 10 hari kepada mereka yang ketahuan berada satu pesawat dengan penumpang yang dinyatakan positif COVID-19.