Turnamen bola voli putri Kasal Cup jadi ajang pencarian bibit atlet

Gelaran Open Tournament Bola Voli Putri Kasal Cup yang bergulir di Lapangan Tenis Krida Sagara Mabesal, Cilangkap, Jakarta pada 6-10 Juni menjadi ajang pencarian bibit pevoli.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan selain diikuti oleh atlet internal Kotama atau Satker TNI Angkatan Laut, ajang ini juga diikuti tim bola voli putri yang juga bersaing di Livoli dan Proliga.

Yudo menjelaskan tujuan diadakannya turnamen tersebut tidak hanya untuk memacu semangat prestasi, soliditas dan solidaritas antara prajurit di lingkungan TNI Angkatan Laut dengan para atlet nasional bola voli, namun juga sebagai wadah untuk menemukan bibit-bibit baru atlet dari kalangan prajurit, khususnya cabang olahraga bola voli.

"Diharapkan dapat berprestasi di kancah yang lebih bergengsi, baik dalam ajang tingkat nasional maupun internasional," kata Yudo dalam keterangan tertulis, Rabu.

"Selain itu ajang Open Tournament Bola Voli ini sebagai sarana talent scouting terhadap atlet bola voli putri yang berminat dan memenuhi syarat untuk bergabung menjadi prajurit TNI Angkatan Laut melalui jalur prestasi," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Bola voli putri Indonesia bawa pulang perunggu usai kalahkan Filipina

Sebanyak 16 tim turut mengikuti ajang tersebut yakni TNI AL, TNI AD, TNI AU, Bank Jatim, PPOP Jakarta, Kharisma Premium Bandung, Fajar Merah Gunung Kidul Yogyakarta, Bandung Tectona, KKVC Bogor, Bharata Muda Jakarta, BVN Bekasi, Satria Muda Jakarta, Maluku Jakarta, Matador Jakarta, Bumikarta VC Jakarta, dan Cimandala Bogor.

Laksamana Yudo menekankan kepada seluruh atlet agar memanfaatkan momen olahraga ini tidak hanya untuk mengejar prestasi semata karena menang atau kalah bukan merupakan tujuan utama dari penyelenggaraan event olahraga ini.

Menurutnya, peserta harus memahami makna yang mendalam dari filosofi olahraga yang sportif, kerja sama, mematuhi setiap aturan pertandingan, serta menjunjung tinggi asas saling menghormati bahkan kepada lawan di dalam pertandingan adalah yang utama.

“Kemenangan bukanlah segalanya, tetapi menanamkan jiwa sportivitas sebagai budaya dan jati diri bangsa adalah yang utama,” ujar Yudo.

Pada Pembukaan Open Tournament Bola Voli Putri Kasal Cup makin meriah dengan hadirnya para mantan atlet nasional yang bersaing pada SEA Games dari masa ke masa seperti Safril, Agus Setiawan, Benny Martius, Zulfarsah, Deni Hendry, dan Loudry Maspaitela.

Baca juga: PBVSI siapkan bonus untuk tim bola voli SEA Games Vietnam
Baca juga: Bola voli indoor putra bakal ikuti ajang bergengsi AVC Club 2023

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel