Turnamen golf Tur Asia kembali digelar pada September setelah jeda enam bulan

Hong Kong (AFP) - Panitia turnamen golf Asian Tour mengumumkan pada Minggu bahwa mereka berencana untuk menggelar kembali kompetisi musim 2020 dengan tiga event pada September ketika pembatasan perjalanan akibat virus corona mulai diperlonggar di benua terpadat di dunia itu.

Kompetisi yang telah ditangguhkan sejak Trevor Simsby dari Amerika memenangi Malaysia Terbuka pada 7 Maret, mengatakan kepada AFP bahwa pihaknya bertujuan untuk melakukan tee-off lagi di Shinhan Donghae Open dari 10 hingga 13 September di Incheon, Korea Selatan.

Turnamen berhadiah total 1,181 juta dolar AS (sekitar Rp16,5 miliar) itu akan menjadi yang pertama dari tiga yang dimainkan di bawah protokol COVID-19 yang ketat yang bisa berarti pemain harus bepergian sendiri dan menggunakan caddy lokal. Event di Taiwan dan Jepang akan menyusul dalam beberapa minggu berturut-turut.

"Kami menargetkan antara 10 hingga 12 event mulai September hingga Desember," kata Komisaris dan CEO Tur Asia Cho Minn Thant kepada AFP, dengan kalender tur hampir dipastikan memasuki tahun baru sebelum beralih ke musim 2021.

"Tidak seperti pasar domestik, kami memahami perjalanan internasional akan dimulai kembali secara bertahap dan fase akhir periode karantina akan menentukan kemampuan Tour untuk melanjutkan operasi dalam skala penuh," tambah Cho.

Tur Asia adalah yang terakhir dari tiga sirkuit putra golf terkemuka yang mengumumkan kembali digelar, dihadapkan dengan jadwal internasional yang rumit karena mengharuskan pemain dari lebih dari 25 negara melintasi perbatasan untuk setiap turnamen.

Tur PGA AS akan membuat digelarnya kembali kompetisi dengan penuh semangat minggu ini, meski tanpa penonton, tetapi dengan lapangan bertabur bintang termasuk lima pemain top dunia di Turnamen Charles Schwab di Fort Worth, Texas.

Tur Eropa telah mengumumkan enam event "UK Swing" yang akan dimulai bulan depan, diawali dari British Masters.

"Kami menargetkan memulai kembali secara konservatif pada September karena keadaan saat ini dengan pembatasan perjalanan udara dan pertemuan besar," kata Cho.

Turnamen Mercuries Taiwan Masters yang berhadiah $ 950.000 mulai 17-20 September dan Panasonic Open ($ 1,4 juta) di Jepang mulai 24-27 September akan menyelesaikan turnamen mini di tiga negara di mana pembatasan penguncian dan perjalanan telah dilonggarkan.

Pembicaraan masih berlangsung untuk membahas event di Asia Tenggara pada Oktober sebelum "India Swing" dengan Panasonic Open, yaitu Indian Open yang dijadwal ulang dan kemungkinan digelar di New Delhi, meskipun tanggalnya belum dapat dipastikan.

Turnamen pertama yang kembali digelar akan memiliki tampilan yang berbeda, kata Cho, dengan peraturan kesehatan dan keselamatan yang ketat di arena pertandingan.

"Jika kita harus meminimalkan jumlah peserta asing yang bepergian ke negara tuan rumah, kita mungkin harus melakukannya tanpa asisten pribadi, rombongan, dan staf pendukung," kata Cho.

"Mungkin saja hanya pemain dan staf penting yang diizinkan melakukan perjalanan."

Wade Ormsby dari Australia, yang memenangi Hong Kong Terbuka pada Januari, saat ini masih memimpin Order of Merit pada tahun 2020, meski hanya empat turnamen yang telah selesai dipertandingkan.

dh / axn