Turnamen perintis Vic Open putra dan putri jadi korban pandemi

·Bacaan 1 menit

Melbourne (AFP) - Vic Open di Australia yang inovatif, satu-satunya turnamen dalam tur golf profesional dunia di mana putra dan putri melakukan tee off dalam kelompok bergantian di lapangan yang sama, menjadi korban pandemi virus corona Kamis.

Sama-sama dikenai sanksi oleh European Tour putra dan LPGA Tour putri yang berbasis di AS, tur itu tadinya dijadwalkan akan dimainkan Februari di sebuah lapangan di selatan Melbourne.

Tetapi kesulitan dalam menyediakan lingkungan aman bagi pemain dan kurangnya kepastian tentang masalah karantina dan perbatasan ternyata terlalu rumit.

Pembatalannya mengikuti tiga turnamen terbesar Australia -Australia Terbuka putra dan putri serta PGA Championship- semuanya dibatalkan pekan lalu karena alasan yang sama.

"Kami bangga sekali pada sejauh mana Vic Open muncul sejak konsep campuran disatukan, dan kami lebih dari menyadari betapa populernya event ini," kata kepala Golf Australia James Sutherland.

"Kami sudah berusaha mewujudkannya, tetapi keputusan harus dibuat."

Turnamen ini unik karena lapangan putra dan putri berbagi 72 lubang yang sama selama turnamen empat hari itu dimainkan dengan hadiah uang yang sama.

Ini telah berjalan sebagai acara ganda sejak 2012 dan menjadi semakin penting pada 2019 ketika European Tour dan LPGA Tour sama-sama memberikan sanksi untuk pertama kalinya sehingga menaikkan hadiah uang dalam turnamen ini.

Salah satu talenta muda Australia yang paling menjanjikan, Min Woo Lee, memenangkan event putra tahun ini, sedangkan Park Hee-young dari Korea Selatan merebut gelar putri.

mp/dm/dh