Turunkan Pembalap Muda, Bos Haas Siap Tanggung Risiko

Xaveria Yunita
·Bacaan 2 menit

Pada F1 2021, konstruktor Amerika Serikat tersebut akan mengganti Romain Grosjean dan Kevin Magnussen yang sudah bergabung sejak 2017. Kemungkinan pembalap Formula 2 Mick Schumacher dan Nikita Mazepin yang bakal duduk di balik kemudi musim depan.

Steiner menyadari potensi pro kontra kalau ia menggunakan jasa kedua pemuda 21 tahun tersebut. Pasalnya, di pasaran juga tersedia beberapa pembalap dengan jam terbang lebih tinggi di F1, misalnya Sergio Perez dan Nico Hulkenberg.

Saat ini, Haas masih dalam tahap diskusi. Seandainya keputusan final mengirimkan putra legenda Michael Schumacher tersebut dan Mazepin ke arena, maka mereka harus siap menanggung dampaknya.

“Kami belum memutuskan untuk merekrut dua pendatang baru, tapi saya dapat dengan mudah bicara pendapat saya tentang mereka karena sudah mendiskusikan ini, termasuk risiko, peluang dengan mereka,” ujar Steiner dikutip dari situs Formula 1.

Baca Juga:

Alonso Tuntaskan Tes Kedua bersama Renault

“Jelas sekali ada risiko dengan pemula karena tak satu pun berpengalaman melihat data dan hal-hal seperti ini. Mereka perlu mencari sendiri apa yang terjadi dan ada risiko terjadi kesalahan. Tapi positifnya, Anda dapat mengarahkan mereka sesuai keinginan Anda dan mereka tumbuh bersama tim.

“Karena itu tidak pernah selesai, bukan berarti tidak berhasil. Pastinya ada peluang itu tidak sukses. Saya tidak mau mengabaikan hal itu.”

Terkait dengan kritik yang menanti ketika dua pembalap muda itu diumumkan, Steiner tak mau ambil pusing. Ia bangga mengambil terobosan berbeda.

Baca Juga:

Hamilton: Gelar Konstruktor Lebih Prestisius

“Kami telah melakukan beberapa hal yang berbeda dari orang lain. Beberapa tahun lalu, saya ditanya, ‘Kenapa Anda mempertahankan Romain sangat lama? Karena tak ada satu pun yang menahan seseorang cukup lama’,” katanya.

“Kami tidak perlu melakukan apa yang orang lain kerjakan. Kami akan melakukan apa yang kami pikir tepat, dan itu berhasil atau tidak, kami yang akan menilai, bukannya orang lain. Kami mengambil risiko dan peluang itu. Jadi kalau kami menggaet dua rookie, kami telah memikirkannya. Kami tahu pro dan kontra, dan kami akan mengatasinya kalau menempuh jalan itu.”

Pilihan Haas menampilkan para pembalap muda tahun depan sebagai antisipasi terhadap regulasi baru F1 yang diterapkan pada 2022. Jadi musim 2021, merupakan periode adaptasi terhadap mobil dan pembalap baru.