Turut Berduka Cita, Google Kehilangan Salah Satu 'Anak Kesayangan'

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari

VIVA – Google Play Music segera tutup selamanya pada akhir tahun ini. Penggantinya, Google mengimbau pengguna untuk segera pindah ke layanan YouTube Music. Google juga meluncurkan tombol transfer cepat pada YouTube Music, sebagai bagian dari proses perpindahan layanan musik tersebut.

"Kami ingin memastikan semua orang punya waktu untuk mentransfer konten mereka dan terbiasa dengan YouTube Music. Jadi kami akan memberikan banyak pemberitahuan sebelum pengguna tidak lagi memiliki akses ke Google Play Music akhir tahun ini," demikian keterangan resmi Google dikutip dari Mashable, Kamis, 14 Mei 2020.

Rencana memindahkan pengguna Google Play Music ke YouTube Music butuh waktu tiga tahun. Pada 2017, Google mengatakan pada akhirnya akan menggabungkan dua platform tersebut.

Google juga mengaku telah menciptakan cara mudah untuk pengguna supaya bisa mentransfer Music Libraries dan Playlist ke YouTube Music. Dengan ini semoga pengguna Google Play Music tidak rugi terlalu banyak.

Cara mentransfernya dengan mengunduh aplikasi YouTube Music lalu klik tombol transfer di bagian dalam interface. Aplikasi itu akan mengunggah purchase, added song and albums, playlist, dan seluruh preferensi pengguna dari profil Google Play Music.

Proses ini cuma memakan waktu beberapa detik atau hingga beberapa hari untuk menyelesaikannya. Namun, saat semua sudah selesai maka rekomendasi audio akan muncul di aplikasi YouTube Music.

YouTube Music belum menyaingi Spotify atau Apple dalam hal membayar pelanggan musik. Awal tahun ini, Google mengatakan YouTube Music dan YouTube Premium memiliki lebih dari 20 juta pelanggan berbayar jika jumlah pelanggan keduanya digabung.

Sementara itu, Apple mengumumkan tahun lalu bahwa layanan Apple Music melampaui 60 juta pelanggan. Sedangkan Spotify pada kuartal I 2020 sekarang memiliki 130 juta pelanggan yang berbayar.

Di samping itu, perjuangan YouTube Music disebabkan oleh kenyataan bahwa Google mengoperasikan dua layanan musik yang terpisah, yang memisahkan basis pelanggannya.

Ketika Google Play Music sepenuhnya dimatikan, hal ini diharapkan bisa mempermudah langkah YouTube Music. Layanan musik ini ditawarkan dengan harga berlangganan US$9,99 per bulan atau Rp140 ribuan.