Tutup 2020 dengan Manis, MU Kok Masih Tak Pede Bicarakan Gelar?

Pratama Yudha
·Bacaan 1 menit

VIVAManchester United menutup tahun 2020 dengan kemenangan dan melesat ke peringkat kedua klasemen sementara Premier League. Kendati demikian, manajer Ole Gunnar Solskjaer masih belum mau membicarakan gelar.

Hasil positif ini didapat usai menumbangkan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, dini hari tadi. Marcus Rashford jadi pahlawan Setan Merah lewat gol tunggalnya di menit 90+3.

Tambahan tiga poin membuat MU kini mengoleksi 30 poin. Bruno Fernandes cs kini berstatus runner up sementara lantaran berselisih dua poin dari Liverpool setelah melewati 15 pertandingan.

Memang, masih butuh empat laga lagi untuk mencapai paruh musim. Namun, sudah banyak yang meyakini jika MU musim ini sudah jauh berbeda dan memiliki potensi untuk juara.

Namun, menurut Solskjaer, MU masih jauh dari perebutan gelar juara. Sebab, kompetisi baru berjalan 15 laga dan masih jauh dari akhir.

"Tak ada perebutan gelar setelah 15 laga. Tentu saja, Anda bisa kehilangan peluang dalam 10 laga pertama," kata manajer asal Norwegia dikutip Sportsmole.

"Tapi, mainkan lagi 15, lalu mencapai 30, setelah itu mungkin kita baru bisa membicarakan perebutan juara, ketika Anda mencapai Maret atau April, saat kami setidaknya memainkan lebih dari separuh musim," lanjutnya.

Kendati demikian, Soslkjaer menegaskan jika timnya selalu bermain dengan tekad merebut kemenangan dan meraih juara. Hanya saja, dia tak ingin sesumbar meski anak-anak asuhnya sedang dalam tren positif dan berpotensi mewujudkan mimpi tersebut.

"Tapi, kepercayaan itu selalu ada. Tentu saja setiap pemain bertanding dengan pikiran kami bisa menang melawan siapa saja di mana saja," ujar Solskjaer.

"Kami sudah menunjukkan kami bisa saat laga tandang. Saya rasa penampilan kami juga meningkat di kandang dan hasil ini sangat masif untuk meningkatkan kepercayaan diri dan sikap," jelasnya.