Tutup Acara Festival Kopi, Djarot Minta Pengunjung Tetap Mencintai Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Ribuan orang memadati Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, meski hujan mengguyur. Mereka menghadiri acara penutupan Festival Kopi Tanah Air pada Minggu (29/5).

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya bersyukur Festival Kopi Tanah Air berlangsung lancar dan meriah. Meski hujan lebat turun, para peserta rela basah kuyub dan tetap berada di lokasi.

"Saya melihat wajah semua orang tetap bersemangat. Tetap tidak beranjak dari lokasi ini, betul-betul jadi kebanggaan kami," katanya.

Dia berharap pengunjung bangga menjadi masyarakat dan bangsa Indonesia. Untuk itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta kepada pengunjung untuk tetap mencintai Indonesia, Merah Putih, dan Pancasila.

"Kami tutup festival ini dengan hamdalah. Sampai berjumpa lagi di kegiatan selanjutnya," ujar Djarot.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kopi Tanah Air, Ono Surono mengatakan, acara ini total dihadiri oleh lebih 15 ribu orang. Dalam festival kali ini juga dilakukan lelang kopi.

"Hari ini tercatat kopi lokal satu kilo dengan harga Rp1 juta," ungkapnya.

Selama pameran itu, dilakukan juga pelatihan yang diikuti oleh ratusan peserta. Selain itu, ada juga dari puluhan booth tercatat mencapai keuntungan ratusan juta.

"Transaksi dari semua booth yang ada mencapai Rp 800 juta lebih. Untuk itu saya selaku panitia mengucapkan terima kasih," tutup Ono.

Sejumlah penyanyi nasional juga ikut meramaikan kegiatan yang memecahkan rekor MURI dalam kategori uji rasa dan sulang kopi massal itu. Para penyanyi itu diantaranya ialah Marcell Siahaan dan HiVi!.

Pada acara, hadir juga di atas panggung menyampaikan sambutan penutupan, antara lain , Ketua BKN PDIP Aria Bima dan Bendahara Panitia Sudin. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel