TV Analog Dimatikan, Tokopedia sebut Set Top Box dan TV Digital Banyak Diburu Pembeli

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah telah melakukan suntik mati tv analog yang dilakukan pada Kamis (2/11) malam pukul 24.00 WIB. Praktis, perangkat set top box (STB) dan tv digital menjadi barang yang diburu masyarakat bagi mereka yang televisinya belum bisa menerima siaran digital. Tokopedia dalam keterangan persnya, Senin (7/11), mencatat ada kenaikan pembelian pada barang-barang tersebut.

"Kami melihat jumlah transaksi produk TV Digital meningkat lebih dari 2,5 kali lipat selama satu tahun terakhir, dibanding tahun sebelumnya," kata Head of External Communications Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.

Pemerintah memang telah menggencarkan sosialisasi penghentian tv analog jauh sebelum 2022. Berdasarkan catatan, sejak 2019 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan sosialisasi migrasi tv analog ke digital ke beberapa daerah-daerah di Indonesia. Hal ini barangkali yang menjadikan naiknya tren transaksi tv digital di Tokopedia.

Ekhel melanjutkan, Tokopedia mencatat beberapa wilayah dengan peningkatan transaksi produk elektronik paling tinggi, antara lain Barru (Sulawesi Selatan), Palopo (Sumatra Barat), dan Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat).

"Di sisi lain, STB, receiver TV, earphone, televisi dan bohlam menjadi beberapa produk elektronik yang paling banyak dibeli di Tokopedia," ungkap dia.

Sayangnya, Ekhel tak bisa memberikan data-data spesifik mengenai berapa rata-rata harga STB di platform Tokopedia. Menurut dia, setiap masyarakat memiliki preferensi masing-masing, sehingga hal itu tak bisa dipukul rata.

"Maka untuk mempermudah masyarakat bermigrasi dari TV Analog ke TV Digital–sesuai aturan pemerintah–Tokopedia menyediakan berbagai penawaran menarik, seperti promo spesial untuk pembelian TV Digital dan perangkatnya, termasuk Set Top Box dengan harga mulai dari Rp 100 ribu," jelas dia. [faz]