Twitter kerjakan fitur baru cuitan "mixed-media"hingga fitur "award"

Twitter nampaknya tetap rajin mengerjakan fitur baru di tengah kondisi akuisisi perusahaan yang dilakukan oleh pebisnis Elon Musk.

Fitur terbaru yang nampaknya dikembangkan Twitter adalah memungkinkan pengguna untuk melakukan cuitan yang terdiri dari banyak format konten dalam satu cuitan atau disebut sebagai cuitan "mixed-media".

Mengutip The Verge, Jumat, fitur itu nantinya termasuk kemampuan menyematkan foto, video, dan tulisan dalam satu cuitan.

Kabar ini semakin diperkuat dengan unggahan salah seorang pengembang aplikasi ternama Dylan Roussel yang berhasil mengungkap kemampuan cuitan untuk konten campuran tersebut di aplikasi Twitter untuk Android.

Baca juga: Twitter uji fitur "Circle", cuitan untuk 150 pengikut terdekat

Terlihat nantinya pengguna bisa menautkan setidaknya empat foto dan satu video dalam satu cuitan, berbeda dengan saat ini yang pengguna harus memisahkan unggahan foto dan video sehingga tidak bisa berada dalam satu cuitan.

Fitur lain yang dikembangkan bersama fitur cuitan "mixed media" ini berupa fitur "Award" atau penghargaan yang nantinya akan muncul sebagai ikon hadiah di bawah cuitan pengguna.

Ikon itu juga akan bersebelahan dengan ikon "retweet", suka, dan bagikan.

Dalam laporan tersebut, tidak jelas apakah fitur "award" merupakan cara lain bagi pengguna untuk memonetisasi konten mereka atau fitur itu akan eksklusif untuk Twitter Blue yang menjadi layanan berlangganan.

Selain itu fitur "kata ganti" juga tengah dikembangkan Twitter berkaca dengan banyaknya pengguna Twitter yang kerap menaruh kata ganti mereka di nama tampilan, bio ataupun profil mereka.

Ketiga fitur ini nampaknya masih dalam tahapan pengujian dan belum diketahui ketersediaannya untuk umum.

Saat ini Twitter tengah dalam masa akuisisi yang dilakukan oleh pebisnis Elon Musk, Twitter diakuisisi oleh CEO Tesla tersebut seharga 44 miliar dolar AS.

Belum diketahui akankah ada perubahan pada susunan eksekutif setelah akuisisi rampung dikerjakan.

Baca juga: Mantan Eksekutif menyesal telah jual WhatsApp ke Mark Zuckeberg

Baca juga: Pangeran Arab Saudi puji Elon Musk pimpin Twitter

Baca juga: Elon Musk mungkin jadi CEO Twitter sementara usai akuisisi rampung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel