Twitter Luncurkan Web Khusus untuk Memberantas Hoax

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Media sosial Twitter mengumumkan peluncuran Birdwatch, yang akan mengatasi informasi hoaks di platform tersebut dan memungkinkan pengguna untuk memeriksa fakta dari tweet yang ada. Program yang masih percobaan ini melibatkan 1.000 pengguna di Amerika Serikat.

Untuk saat ini, pengguna yang berpartisipasi dalam uji coba dapat memberi catatan terkait tweet tersebut, namun tidak bisa dilihat secara publik di Twitter, hanya di situs web Birdwatch. Pengguna juga dapat menilai catatan yang dituliskan user lainnya.

Dilansir dari situs The Verge, Selasa 26 Januari 2021, platform yang dipimpin Jack Dorsey itu yakin pendekatan ini memiliki potensi untuk merespons dengan cepat ketika informasi yang menyesatkan menyebar, yang mana dianggap benar.

“Pada akhirnya, kami memiliki tujuan untuk membuat catatan terlihat langsung di tweet untuk pemirsa Twitter secara global, jika ada konsensus dari sekumpulan kontributor yang luas dan beragam,” tulis Vice President of Product Twitter, Keith Coleman.

Twitter pertama kali mengonfirmasi fitur Birdwatch pada tahun lalu, tetapi tidak merilis program tersebut menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat.

Seperti kebanyakan perusahaan media sosial, Twitter telah bergulat dengan penyebaran informasi yang salah dan propaganda di seluruh platformnya. Perusahaan mengambil langkah-langkah untuk memerangi kesalahan informasi pemilu.

Perusahaan memberi label pada tweet yang membagikan informasi salah atau menyesatkan tentang pemilu. Namun, program tersebut memiliki hasil yang beragam, dan tampaknya tidak menjadi penghalang bagi mantan Presiden, Donald Trump

Twitter mengatakan telah mewawancarai lebih dari 100 orang di seluruh spektrum politik, yang memberi tahu perusahaan bahwa catatan Birdwatch memberikan konteks yang berguna untuk lebih memahami tweet.

“Tujuan kami adalah membuat Birdwatch di tempat terbuka, dan dibentuk oleh komunitas Twitter,” tulis Coleman.

Semua data yang dikontribusikan ke Birdwatch akan tersedia dan dapat diunduh dalam file TSV. Twitter juga akan menerbitkan algoritma yang mendukung program tersebut secara publik, yakni Birdwatch Guide.