Twitter PHK 100 Karyawan

Merdeka.com - Merdeka.com - Twitter dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja kepada kurang lebih 100 karyawannya. Perusahaan memangkas 30 persen dari tim rekrutmennya, mencakup perekrut dan staf yang ditugaskan untuk merekrut karyawan baru.

Dilaporkan TechCrunch, Senin (11/7), seorang juru bicara Twitter mengkonfirmasi PHK ini tetapi menolak untuk merinci jumlah pasti karyawan yang terkena dampaknya. Menurut juru bicara itu, karyawan yang terkena dampaknya akan menerima paket pesangon. Sayangnya mereka menolak menyebutkan secara rinci besaran paket pesangon itu.

Sementara itu, staf rekrutmen yang tersisa akan diprioritaskan kembali karena penurunan perekrutan. Sebelumnya, Twitter telah melakukan pembekuan perekrutan di tengah-tengah kesepakatan akuisisi besar-besaran.

Pesaing Twitter seperti Snap dan Meta juga telah mengambil tindakan pencegahan untuk mengelola perekrutan kala diproyeksikan adanya pergolakan ekonomi. Baru minggu lalu, CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan kepada karyawan bahwa mereka harus bersiap untuk melakukan lebih banyak pekerjaan dengan sumber daya yang lebih sedikit.

Selain itu, Netflix, Unity, Coinbase, Paypal, dan Tesla juga belum lama ini melakukan PHK terhadap karyawannya. Di sisi lain, Elon Musk mengumumkan dirinya batal membeli Twitter seharga USD 44 miliar atau sekitar Rp 659 triliun. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel