Twitter rilis Circle untuk komunikasi lebih privat

Twitter mengumumkan fitur baru bernama Circle supaya pengguna bisa berinteraksi lebih privat dengan kelompok yang lebih kecil.

"Kami membangun Twitter Circle untuk membantu memberikan kenyamanan bagi pengguna saat ingin mencuit dan berkomunikasi secara pribadi dengan orang-orang yang mereka pilih," kata Manajer Umum Produk Konsumen dan Pendapatan Twitter, Jay Sullivan, dalam siaran pers diterima Rabu.

Twitter memperkenalkan cara berkomunikasi yang lebih privat melalui fitur Circle. Pengguna bisa mengatur agar cuitan mereka dilihat oleh kelompok kecil, berjumlah hingga 150 akun.

Pengguna bisa memilih siapa saja akun yang ingin mereka tambahkan ke Circle sehingga percakapan ini akan terasa lebih akrab.

Setelah Twitter meluncurkan fitur ini, pengguna akan melihat pilihan membagikan cuitan kepada semua pengikut atau hanya orang-orang yang berada dalam lingkaran (circle) mereka.

Jika masuk dalam sebuah Twitter Circle, pengguna akan melihat tanda hijau di bawah cuitan. Konten tersebut tidak bisa dibagikan atau dicuit ulang (retweet).

Twitter Circle tersedia untuk pengguna secara global, baik versi iOS, Android maupun situs.

Baca juga: "Whistleblower" muncul, Elon Musk ingin tunda sidang Twitter

Baca juga: Elon Musk panggil "whistleblower" Twitter

Baca juga: Twitter akan hadirkan Podcast jadi bagian layanannya