Twitter Siapkan Fitur Otomatis untuk Blokir dan Bungkam Akun yang Langgar Ketentuan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Twitter berencana memperkenalkan fitur baru untuk memblokir dan membungkam akun-akun yang melanggar ketentuan perusahaan secara otomatis.

Hal itu diumumkan pada sesi presentasi Analyst Day, sebagaimana dikutip dari The Verge, Jumat (26/2/2021).

Fitur itu, menurut tampilan mockup pada sesi presentasi tersebut, akan berbentuk sebagai toggle atau tombol yang dapat diaktifkan di dalam "Safety mode" baru.

"Secara otomatis memblokir akun yang tampaknya melanggar Peraturan Twitter, dan membungkam akun yang mungkin menggunakan penghinaan, panggilan nama, bahasa kasar, atau komentar yang penuh kebencian."

Jejaring sosial berbasis mikroblog itu belakangan ini tampak tengah mengupayakan berbagai hal guna mengatasi penyalahgunaan pada platform mereka.

Karena itu, selama beberapa tahun terakhir Twitter telah merilis sejumlah fitur untuk membantu mengurangi konten yang menyinggung.

Contohnya, pengguna kini dapat menyembunyikan balasan (reply). Di samping itu, perusahaan juga merilis fitur yang membuat pengguna dapat mengontrol siapa saja yang dapat membalas twit mereka.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Twitter Umumkan Fitur Super Follow untuk Konten Berbayar

Twitter juga memungkinkan penggunanya untuk menetapkan tagihan atas akses ke konten tambahan serta membuat dan bergabung dengan grup.

Bentuk konten tambahan di fitur bernama Super Follows ini beragam, mulai dari twit bonus, akses terhadap grup komunitas, buletin berlangganan, hingga lencana dukungan.

Fitur ini dapat menjadi cara baru bagi Twitter untuk mencari sumber pemasukan tambahan.

Dalam beberapa tahun terakhir alat pembayaran langsung menjadi semakin penting bagi para kreator; sebut saja Patreon. Sementara Facebook, YouTube, dan bahkan GitHub pun telah meluncurkan fitur pembayaran langsung bagi para kreator.

Sebelumnya, Twitter telah mengisyaratkan fitur langganan yang akan dapat menjadi sumber pemasukan.

Meski belum jelas berapa tarif berlangganan yang akan ditetapkan, tampaknya Twitter memang serius untuk mengambil langkah serupa layanan-layanan tersebut di atas.

Communities

Selain Super Follow, Twiter juga mengumumkan fitur baru yang disebut Communities. Secara umum, fitur ini terlihar mirip dengan Group di Facebook.

Leat fitur ini, pengguna dapat membuat dan/atau bergabung dengan grup berdasarkan minat atau ketertarikan tertentu.

Sejauh ini, belum ada konfirmasi kapan fitur-fitur ini akan digulirkan.