Twitter Uji Coba Fitur Pengguna Bisa Laporkan Konten Hoaks

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Twitter kembali menguji fitur baru untuk melawan penyebaran hoaks atau informasi palsu di platformnya. Kini setiap pengguna bisa melaporkan jika ada postingan Twitter yang memuat konten yang berisi hoaks atau informasi palsu.

Sama seperti fitur untuk melaporkan konten yang berbahaya atau melecehkan, pengguna bisa menggunakan fitur ini di pojok kanan setiap postingan. Nantinya ada beberapa kategori yang bisa dipilih seperti politik, atau kesehatan sesuai dengan konten yang dilaporkan.

Namun belum semua pengguna Twitter di seluruh dunia bisa memakai fitur ini. Mereka baru mengujinya untuk para pengguna di Amerika Serikat (AS), Australia dan Korea Selatan.

Twitter menyebut tidak semua laporan pengguna akan direview selama uji coba fitur ini. Namun datanya akan digunakan untuk pengembangan fitur ini.

Uji fitur ini juga akan digunakan Twitter untuk mengidentifikasi konten hoaks atau informasi palsu apa yang punya potensi viral. Belum diketahui kapan Twitter akan meluncurkan secara resmi fitur baru ini ke seluruh dunia, namun kabarnya akan bisa digunakan beberapa pekan mendatang.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel