Twitter uji fitur "Circle", cuitan untuk 150 pengikut terdekat

Twitter dikabarkan telah mengetes fitur bernama "Circle" yang memungkinkan penggunanya mencuit hanya untuk pengikut terdekat dengan jumlah maksimal 150 orang.

Bisa dibilang fitur "Circle" itu mirip dengan fitur Instagram yaitu "Close Friends".

Mengutip GSM Arena, Rabu, Twitter mengunggah di halaman pusat bantuannya dan menjelaskan semua tentang Circle.

Baca juga: Tesla kehilangan 126 miliar dolar, investor khawatir pembelian Twitter

Menurut mereka ini tidak sama dengan Twitter Community dan berbeda jenisnya dengan akun yang diproteksi.

Hanya pengguna yang mengaktifkan fitur ini yang bisa melihat daftar lengkap pengguna di Circle anda.

Anda artinya bisa memilih 150 teman untuk menjadi "lingkaran terdekat" anda di twitter.

Meski demikian, twitter masih memungkinkan orang di dalam "Circle" anda untuk melakukan tangkapan layar.

Terakhir, jika anda ternyata ditambahkan ke sebuah "Circle", maka sama seperti saat anda dimasukkan ke dalam "Close Friends" Instagram anda tidak akan bisa keluar dari hal itu.

Bila anda merasa terganggu, maka anda bisa menonaktifkan percakapan yang tidak diinginkan itu.

Twitter hanya menguji fitur ini dengan beberapa pengguna secara global.

Untuk melihat apakah anda bisa mencoba versi tes ini, Anda akan melihat opsi untuk membuat "Circle" saat akan mencuit baik di versi aplikasi Android, iOS, atau di Twitter.com.

Siapa pun dapat menjadi bagian dari "Circle", bahkan mereka yang tidak anda ikuti.

Hanya mereka yang ada di "Circle" yang dapat melihat, membalas, dan membaca balasan Tweet anda saat diunggah ke "Circle".

Baca juga: Elon Musk siapkan Twitter berbayar untuk akun pemerintah & perusahaan

Baca juga: Elon Musk buat kesepakatan untuk biayai lebih sedikit akuisisi Twitter

Baca juga: Musk jual saham Tesla senilai Rp123,4 triliun usai beli Twitter

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel