Twitter Uji Fitur Remove Accounts, Singkirkan Follower Tanpa Harus Memblokir

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Twitter tampaknya sedang gencar menguji beberapa fitur baru mereka. Salah satu yang sedang diuji adalah menghapus pengikut (follower) tanpa memblokir atau "Remove Accounts."

Dalam cuitan di akun resmi Twitter Support, dikutip Rabu (8/9/2021), Twitter mengatakan bahwa fitur itu membuat pengguna bisa menjadi "kurator" untuk daftar pengikutnya sendiri.

Media sosial berlambang burung biru itu mengatakan bahwa fitur tersebut baru diuji coba di Twitter versi web.

"Untuk menghapus pengikut, pergi ke profil Anda dan klik 'Followers', lalu klik ikon tiga titik dan pilih 'Remove this follower,'" tulis Twitter Support.

Setelah pengikut tersebut dihapus dari daftar pengikut, maka secara otomatis, pengguna yang dihapus tidak akan bisa melihat cuitan yang diunggah di linimasa Anda.

Mengutip The Verge, fitur ini berbeda dengan fitur blokir pengguna. Fitur blokir pengguna mencegah akun yang diblokir melihat tweet dan mengirim pesan langsung pada Anda.

Selain itu fitur blokir pengguna serta mencegah Anda melakukan hal yang sama dengan akun yang diblokir.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berbeda dengan Fitur Blokir

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Fitur hapus pengikut baru ini seperti tombol berhenti mengikuti jarak jauh, yang menurut The Verge "lebih lembut" untuk membuat sebuah jarak antara pengguna dan orang lain di Twitter.

Sebelumnya, jika ingin meminta seseorang berhenti mengikuti pengguna tanpa sepengetahuan mereka, seseorang bisa melakukan "soft block" dengan memblokir akun lain lalu membuka blokirnya secara manual.

Akun yang dihapus nantinya harus mem-follow pengguna lagi untuk melihat tweet-nya di linimasa mereka. Jika pengguna memiliki akun private, maka mereka membutuhkan persetujuan untuk jadi pengikut lagi.

Dikutip dari Gizmodo, Twitter memang sedang menguji coba peluncuran beberapa fitur yang bertujuan untuk melindungi privasi penggunanya.

Beberapa fitur baru yang diuji coba, antara lain adalah menyembunyikan tweet yang disukai. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat apa yang ia sukai. Selain itu, terdapat pula "remove followers" seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Twitter Ungkap Beberapa Fitur Privasi

Twitter hadirkan berbagai fitur privasi, agar pengguna merasa aman dan nyaman. (Foto: Unsplash.com/Brett Jordan).
Twitter hadirkan berbagai fitur privasi, agar pengguna merasa aman dan nyaman. (Foto: Unsplash.com/Brett Jordan).

Fitur lain adalah pengguna bisa menarik diri dari percakapan yang buruk atau toxic dengan melakukan "unmention" diri Anda sendiri. Cara ini akan menghapus tautan ke profil pengguna dalam percakapan.

Setelah tidak disebutkan, siapa pun yang menandai Anda selanjutnya akan dilarang menandai Anda lagi. Lebih lanjut, Twitter mengatakan fitur ini baru akan diuji di akhir 2021.

Twitter juga dikabarkan sedang menyiapkan fitur mengarsipkan atau menyembunyikan cuitan lawas. Namun hal ini masih dalam tahap konseptual.

Berbagai fitur tersebut diumumkan tak lama setelah Twitter memperkenalkan "Safety Mode" yang bertujuan membantu pengguna melindungi diri dari berbagai pelecehan online.

"Fokus kami pada privasi sosial terinspirasi oleh respon yang kami terima melalui serangkaian studi penelitian global yang kami lakukan untuk lebih memahami persepsi dan kebutuhan orang akan privasi di seluruh dunia," kata juru bicara Twitter kepada Gizmodo.

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel