Twitter Uji Tampilan Baru ke Sejumlah Pengguna iOS, Jadi Mirip Instagram?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah gencarnya eksperimen dengan fitur-fitur baru mereka, Twitter mengumumkan juga sedang menguji coba tampilan linimasa (timeline) baru untuk pengguna iOS.

Namun, tampilan baru Twitter yang memungkinkan sebuah media terlihat dalam layar penuh ini banyak dikritik pengguna karena mirip dengan linimasa Instagram.

"Tweet ujung ke ujung yang membentang sepanjang linimasa sehingga foto, GIF, dan video Anda bisa memiliki lebih banyak ruang untuk bersinar," tulis mereka di akun Twitter Support.

Kepada The Verge, dikutip Jumat (10/9/2021), media sosial besutan Jack Dorsey itu mengatakan, mereka sedang menguji perubahan tersebut karena ingin lebih mendukung percakapan yang berbasis visual dan teks.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Masalah Gambar Terpotong

Tampilan baru yang diuji di beberapa pengguna iOS terpilih ini juga membantu Twitter mengatasi masalah gambar terpotong yang telah ditangani selama beberapa tahun terakhir.

Awal tahun ini, Twitter mengatakan bahwa algoritma pemangkasan gambar terbukti memiliki bias terhadap wajah berkulit putih.

Twitter pun berusaha mengatasi masalah itu dengan menghilangkan pemotongan foto. Namun, tes desain ini mengambil langkah yang lebih jauh dengan penekanan gaya mirip Instagram secara visual.

Meski begitu, beberapa orang tampaknya kurang sreg dengan tampilan baru yang sedang diuji coba Twitter ini. Ada yang mengaku tatak letak baru mereka membuat pusing.

Selain itu, ada juga yang menyebut bahwa dengan tata letak baru itu, screenshot atau tangkapan layar dari sebuah cuitan malah akan terlihat seperti cuitan asli.

Twitter Uji Coba Fitur Remove Account

Twitter/dok. Unsplash Claudio
Twitter/dok. Unsplash Claudio

Twitter juga sedang menguji fitur menghapus pengikut (follower) tanpa memblokir atau "Remove Accounts."

Dalam cuitan di akun resmi Twitter Support, dikutip Rabu (8/9/2021), Twitter mengatakan bahwa fitur itu membuat pengguna bisa menjadi "kurator" untuk daftar pengikutnya sendiri.

Media sosial berlambang burung biru itu mengatakan bahwa fitur tersebut baru diuji coba di Twitter versi web.

"Untuk menghapus pengikut, pergi ke profil Anda dan klik 'Followers', lalu klik ikon tiga titik dan pilih 'Remove this follower,'" tulis Twitter Support.

Setelah pengikut tersebut dihapus dari daftar pengikut, maka secara otomatis, pengguna yang dihapus tidak akan bisa melihat cuitan yang diunggah di linimasa Anda.

Mengutip The Verge, fitur ini berbeda dengan fitur blokir pengguna. Fitur blokir pengguna mencegah akun yang diblokir melihat tweet dan mengirim pesan langsung pada Anda.

Selain itu fitur blokir pengguna serta mencegah Anda melakukan hal yang sama dengan akun yang diblokir.

(Dio/Isk)

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial

Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Mekanisme Virtual Police Awasi Pengguna Media Sosial. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel