Tyna Kanna Mirdad Stres Hadapi Pandemi COVID-19

Lutfi Dwi Puji Astuti, Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 membuat banyak orang stres. Cemas akan kondisi kesehatan hingga harus membatasi aktivitas di luar rumah, turut menjadi pemicunya.

Belum lagi, kita harus beradaptasi dengan kondisi yang baru ini, yang tentu saja tidak mudah. Rupanya, stres menghadapi pandemi juga dirasakan oleh selebgram sekaligus beauty influencer, Tyna Kanna Mirdad.

Bertatap muka dalam acara virtual yang sama, menantu dari Lydia Kandou dan Jamal Mirdad itu, menceritakan pengalamannya menghadapi pandemi hingga stres dan berdampak pada kerontokan rambut.

"Pasti hampir setiap orang gak sih. Aku awal pandemi tuh banyak banget yang rontok stres karena beradaptasi sama keadaan yang baru, beradaptasi sama rutinitas baru," ujarnya saat peluncuran Kerastase Genesis, Kamis 18 Februari 2021.

Terlebih adik ipar dari Nana Mirdad itu sedang menyukai olahraga outdoor. Sehingga kondisi tersebut semakin memperparah kerontokan rambutnya.

"Dan aku lagi suka olahraga outdoor sepedaan, sesekali lari. Lagi suka sepedaan ya mau gak mau terpapar matahari. Dan itu makin parah rontok aku," kata dia.

Berada dalam ruang diskusi yang sama, Senior Education Manager Kerastase Indonesia, Sitoresmi, mengungkapkan beberapa hal yang menjadi penyebab rambut rontok pada perempuan.

"Umumnya penyebab terbesar rontok pada wanita itu pertama stres. Baik stres fisik ataupun stres secara psikis. Kemudian perubahan gaya hidup mendadak. Misal baru mulai berhijab, atau baru mulai vegan atau vegetarian," ungkap dia.

Sitoresmi menjelaskan, beberapa contoh stres fisik yang umum terjadi, di antaranya proses melahirkan, kelelahan dan kurang istirahat, yang berkontribusi pada kerontokan rambut. Lalu, bagaimana dengan stres psikis?

"Stres psikis contohnya, sedih berlebihan akibat sebuah peristiwa atau tekanan pekerjaan. Karena stres memicu peredaran darah menjadi tidak lancar, sehingga nutrisinya gak optimal tersebar di seluruh akar rambut," tuturnya.

Satu lagi penyebab rambut rontok yang jarang disadari adalah menjalani diet ketat hingga tidak memerhatikan asupan gizi yang dikonsumsi. Hal ini membuat tubuh jadi kekurangan nutrisi yang juga berdampak pada rambut.

"Dan itu juga dialami rambut, sehingga akar rambut lemah dan lepas sebelum waktunya. Sebenernya bergantung gimana cara dietnya. Kalau nutrisinya gak seimbang, gizinya gak lengkap, itu pasti akan memengaruhi (rambut). Tapi kalau kita menerapkan diet dengan pola yang tepat, mungkin akan tercukupi semua," terang Sitoresmi.