U20 Mayors Summit angkat topik "digital governance" berkelanjutan

Gelaran acara Urban 20 (U20) menghadirkan U20 Mayors Summit 2022 yang mengangkat topik terkait pemerintahan berbasis digital berkelanjutan ("Digital Governance in Accelerating Sustainable Development and Climate Resiliency").

Dikutip dari siaran pers, Kamis, persatuan kota dan pemerintah daerah di wilayah Asia-Pasifik, United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) dan proyek Smart Change yang didanai oleh Uni Eropa secara bersama menggelar acara sampingan U20 ini.

Sebagai bagian dari acara U20 Mayors Summit 2022 yang diorganisir oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kegiatan ini menghadirkan perwakilan G20 dan mitra kerja lainnya untuk menyoroti urgensi pemerintahan berbasis digital, menampilkan praktik penerapan Smart City, dan menegaskan vitalnya peran keterikatan antara pemangku kepentingan suatu kota pada proses yang berlangsung.

Tujuan dari pelaksanaan ini adalah hadirnya rekomendasi untuk U20 Sherpa dalam upaya akselerasi pembangunan berkelanjutan dan darurat iklim.

Kolaborasi dibangun berdasarkan hubungan sister city antar Jakarta dan Berlin, serta lewat pembiayaan Uni Eropa pada proyek Smart Change untuk memperkuat relasi antar pemangku kepentingan dan memberikan dukungan aktif pada berbagai langkah pengembangan Smart City hingga inovasi untuk Jakarta.

"Ini merupakan momentum yang baik untuk mendorong terciptanya pemerintahan berbasis digital dan masyarakat yang inklusif sebagai penggerak utama mengatasi masalah perkotaan dan percepatan dalam meraih Agenda 2030," kata Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi.

Lebih dari 70 perwakilan kota yang berasal dari 6 area urban, termasuk di dalamnya rekanan lokal dan internasional memberikan 15 poin rekomendasi.

Adapun poin-poin ini mendiskusikan signifikansi dan penerapan digitalisasi yang kian mendesak dilakukan terkait kecerdasan dan inklusivitas dalam kebijakan publik perkotaan, sekaligus menitikberatkan pada isu utama U20 tahun ini tentang pembangunan keberlanjutan termasuk isu sosial-ekonomi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

"Jakarta berkomitmen untuk mendukung Agenda 2030 dan Perjanjian Paris terkait pembangunan berkelanjutan dan rendah karbon melalui implementasi kegiatan serta inisiatif yang dilakukan, salah satunya lewat kerja sama sister city antara Jakarta-Berlin," tambah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
`
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kunjungan delegasi pembuat dan pelaksana kebijakan dari Berlin dan Bangkok ke Jakarta, salah satu program pilar dari proyek Smart Change.

Baca juga: Anies sebut rekomendasi U20 didukung 44 wali kota

Baca juga: Ridwan Kamil ajak anggota U20 perkuat kolaborasi

Baca juga: Menko Airlangga terima komunike pemimpin kota Urban20