Uang Nasabah Jenius Raib Ratusan Juta Rupiah, Begini Respons BTPN

·Bacaan 2 menit

VIVA – Salah satu nasabah Jenius Bank BTPN mengaku kehilangan uang hingga Rp110 juta. Peristiwa ini lagi ramai di linimasa Twitter. Akun @theresiaavila pada 18 Juli 2021 membuat sebuah tweet berjudul 'Penipuan Lebih dari Rp110 Juta Mengatasnamakan Jenius BTPN'.

"DIBUAT SUPAYA TEMEN2 GA MENGALAMI KEJADIAN SERUPA dan semoga masih rezeki uang tabungan studi dan nikah gue balik. Selain doa, ini salah satu bentuk usaha gue biar bisa didenger langsung sama @JeniusConnect karena udah 5 hari gue usaha kesana-sini tanpa hasil yang signifikan," tulis pemilik akun, seperti dikutip VIVA Tekno, Senin, 19 Juli 2021.

Peristiwa dimulai pada 14 Juli lalu, di mana dirinya mendapat telpon dari seseorang yang mengatasnamakan @JeniusConnect. Penelpon itu mengatakan bahwa nasabah harus mengganti kartu kredit. Ini merupakan kebijakan pihak bank dan akan dilakukan secara bertahap kepada semua nasabah. Saat itu korban tidak menaruh rasa curiga.

"Trs gue diminta isi link https://t.co/et4CfosEBK. Sambil ngisi link tersebut, CS sambil jelasin 'Nanti limit tarik tunai kartu baru mbak akan dinaikkan ya karna mbak merupakan nasabah dengan transaksi yang aktif di @JeniusConnect'. Dia tau transaksi gue aktif???," lanjutnya.

Korban mulai curiga saat penipu bertanya apakah dirinya punya rekening selain di Jenius BTPN. Tapi Theresia Avila menolak memberi rinciannya.

"Di momen gue sadar ada yg ga beres, gue buka aplikasi jenius gue udah ke log-out dan gabisa pas gue coba login lagi, gue tlp CS @JeniusConnect @jeniushelp dan yg gue sayangkan gue hrs nunggu sekitar >15 mnt, mereka bantu blokir akun gue," ujarnya.

Singkat cerita dirinya baru tahu bahwa saldonya sudah terkuras habis, hanya menyisakan Rp1. Ia juga menjabarkan waktu ditelepon penipu pada pukul 16.53 WIB dan dana terkuras habis 17.14 WIB.

Ketika dihubungi, Communications & Daya Head Bank BTPN, Andrie Darusman, kepada VIVA Tekno mengaku telah berhasil menghubungi nasabah Jenius atas nama Theresia Avilia dan mereka menyayangkan atas kejadian yang dialami.

"Kami telah memblokir akun Jenius penerima dana penipuan pada kesempatan pertama ketika nasabah melapor ke Jenius Help. Berdasarkan laporan nasabah disebutkan bahwa penipu telah memperdaya nasabah sehingga memberi informasi yang bersifat rahasia dan pribadi yang kemudian disalahgunakan oleh penipu untuk mengambil alih rekening Jenius miliknya," tutur dia.

Jenius dari Bank BTPN tunduk pada prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta senantiasa membantu nasabah apabila dibutuhkan dalam proses lebih lanjut. Selain itu, mereka juga mengingatkan nasabah untuk tidak membagikan informasi yang bersifat rahasia.

Informasi tersebut seperti PIN, password, email, One Time Password (OTP), data di aplikasi serta kartu Jenius dalam bentuk apapun, termasuk link tidak resmi kepada pihak lain, termasuk pihak Jenius.

"Keamanan nasabah merupakan prioritas utama kami dalam menerapkan tingkat keamanan berlapis dengan teknologi terkini. Namun, nasabah juga perlu waspada bahwa banyak oknum yang menyalahgunakan kesempatan dengan beragam modus kejahatan," jelas Andrie.

Hal ini menjadi upaya bersama bagi Jenius dan nasabah agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan pada waktu mendatang. Mereka juga menyediakan informasi keamanan lainnya seputar perbankan yang bisa diakses di laman https://www.jenius.com/en/pages/jeniusaman.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel