Ucapan Guardiola Bisa Bikin Merah Telinga MU dan Klub Liga Inggris Lainnya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manchester City mulai tinggalkan kejaran rival-rivalnya, seperti Manchester United atau MU, Lecester City dan Liverpool di klasemen sementara Liga Inggris 2020/2021.

Bahkan, Manchester City kini memperlebar keunggulan lima poin dari MU setelah secara luar biasa membantai tuan rumah sekaligus juara bertahan Liverpool 4-1 di Anfield.

Terkait dengan pencapaian ini, manajer City Pep Guardiola mengeluarkan sebuah pernyataan bernada sarkasme. Dia mengatakan bahwa timnya merasa "sudah juara."

Banyak yang menilai, Guardiola diperkirakan akan membawa trofi domestik ke Stadion Etihad untuk ketiga kalinya pada Mei nanti. Namun, pelatih asal Spanyol itu tak mau larut dalam suasana ini.

Mantan pelatih Barcelona ini, mengatakan, dua atau tiga bulan lalu City dicoret dari persaingan dan tidak memiliki kesempatan untuk menjadi juara, dan lolos ke Liga Champions," kata Guardiola.

Sudah Juara

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyaksikan pemainnya bertanding melawan Swansea City pada laga perdelapan final Piala FA di di Liberty Stadium di Swansea, Wales, Kamis (11/2/2021). City menang atas Swansea 3-1. (AFP/Pool/Rebbeca Naden)
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyaksikan pemainnya bertanding melawan Swansea City pada laga perdelapan final Piala FA di di Liberty Stadium di Swansea, Wales, Kamis (11/2/2021). City menang atas Swansea 3-1. (AFP/Pool/Rebbeca Naden)

"Tapi, sekarang kami siap, jadi mungkin kami tidak boleh memainkan pertandingan lagi di Liga Inggris karena kami sudah menjadi juara," kata Guardiola

“Saya tidak mengerti mengapa kami harus bermain melawan Tottenham dan setelah melawan Everton? Saya tidak memahaminya karena kami sudah menjadi juara."

Harus Fokus

Bek Manchester City, Kyle Walker (kedua kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Swansea City pada laga perdelapan final Piala FA di di Liberty Stadium di Swansea, Wales, Kamis (11/2/2021). City menang tipis atas Swansea 1-0. (AFP/Pool/Rebbeca Naden)
Bek Manchester City, Kyle Walker (kedua kiri) berselebrasi dengan rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Swansea City pada laga perdelapan final Piala FA di di Liberty Stadium di Swansea, Wales, Kamis (11/2/2021). City menang tipis atas Swansea 1-0. (AFP/Pool/Rebbeca Naden)

Meski demikian, Guordiola menegaskan bahwa timnya harus terus fokus dan bekerja keras agar menjadi juara.

"Saya mengerti mengapa orang membicarakannya, tetapi tidak ada yang abadi, tidak ada yang sempurna. Hanya karena kami menang di masa lalu, bukan berarti kami akan menang di masa depan."

“Kami harus fokus pada pertandingan berikutnya. Selalu dalam karier saya dengan tim saya, kami berpikir seperti ini dan berbicara dengan cara ini dan ini bukan pengecualian."

Perubahan Posisi

Kiper Liverpool Alisson Becker dalam laga kontra Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Anfield, Minggu (7/2/2021). (AP photo/Jon Super, Pool)
Kiper Liverpool Alisson Becker dalam laga kontra Manchester City pada lanjutan Liga Inggris di Anfield, Minggu (7/2/2021). (AP photo/Jon Super, Pool)

Pada bagian lain, Guardiola turut mengomentari soal perfoma pesaingnya Liverpool. Dia mengaku belum mau mencoret tim asuhan Jurgen Klopp tersebut, mengingat betapa cepat perubahaan posisi di liga tiap pekan.

Banyak yang menilai bahwa The Reds sudah tersingkir dari perburuan gelar liga Inggris dan berjuang untuk finis empat besar musim ini.

Tim Terbaik

"Liverpool tetap menjadi salah satu tim terbaik yang pernah saya lihat dalam hidup saya dan tidak terkalahkan di 68 pertandingan secara beruntun di kandang."

"Mereka mampu menghancurkan, menang dengan selisih besar, menang di menit-menit terakhir - selama tiga musim tanpa satu kekalahan," tambah mantan pelatih Munchen dan Barcelona tersebut.

Simak Video Menarik Berikut Ini