UEFA Beri Peringatan ke Hakim Garis yang Minta Tanda Tangan Haaland

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA) telah memberikan peringatan kepada seluruh wasit atau ofisial pertandingan untuk tidak meminta tanda tangan dari pemain. Sebab, hal itu tidak dapat diterima dan dianggap mengganggu martabat para pengadil pertandingan.

Peringatan ini muncul setelah salah satu hakim garis di pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions 2020/2021 antara Manchester City melawan Borussia Dortmund, Octavian Lovre, meminta striker Erling Braut Haaland untuk menandatangani kartu kuning dan merah selepas laga.

Kepala wasit UEFA, Roberto Rosetti, menulis surat peringatan kepada seluruh wasit setelah insiden di lorong Etihad Stadium pada Rabu 7 April 2021, dini hari WIB, yang tertangkap kamera saat para pemain Dortmund menuju ke ruang ganti menyusul kekalahan 1-2 dari ManCity.

"UEFA telah berusaha untuk membuat Anda dihormati seperti para pemain dan Anda telah membantunya dengan memperlihatkan hal-hal yang atletis, memerintah, hormat, dan profesional," tulis Rosetti, Rabu 7 April 2021, dalam korespondensi yang pertama kali dilaporkan Sky Sports dan diverifikasi UEFA.

"Jika Anda ingin dihormati seperti hal para pemain, mengapa Anda meminta tanda tangan atau baju mereka? Apakah mereka meminta Anda untuk hal yang sama? Ini tidak bisa diterima, ini masalah martabat dan jangan lupa tentang jumlah kamera TV di pertandingan UEFA yang bisa menangkap semuanya."

Sementara itu, berdasarkan berbagai laporan dari negara asalnya, Rumania bahwa Lovre, menginginkan kartu yang ditandatangani Haaland untuk niat mulia. Dia berniat melelang setiap tanda tangan pemain bintang yang didapatkannya untuk mengumpulkan dana bagi pusat autisme.