UEFA Tolak Liga Super Eropa, Ancam Keras Klub dan Pemain

Muchamad Syuhada
·Bacaan 1 menit

VIVAUEFA langsung bereaksi terkait dengan pengumuman Liga Super Eropa. Mereka menentangkan keras digelarnya kompetisi anyar tersebut.

Diketahui 12 klub dari Inggris, Italia, dan Spanyol, bersepakat untuk menggelar kompetisi baru itu. Sementara deklarasi dilakukan oleh Florentino Perez yang didapuk menjadi presiden liga.

"12 klub terkemuka di Eropa hari ini bersama-sama mengumumkan akan menggelar kompetisi di tengah pekan, yakni Liga Super, yang diatur oleh klub-klub pendiri (Founding Club).

"AC Milan, Arsenal FC, Atletico Madrid, Chelsea FC, FC Barcelona, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, Real Madrid, dan Tottenham Hotspur tergabung dalam Founding Clubs," tulis pernyataan resminya.

Sebagai otoritas sepakbola tertinggi di benua biru, UEFA meminta langkah untuk menggelar kompetisi baru itu dihentikan secepatnya. Mereka juga mengaku sudah berkomunikasi dengan FIFA serta konfederasi lain dan bersepakat untuk memberikan sanksi kepada semua yang terlibat di dalamnya, termasuk para pemain.

"Sebelumnya FIFA dan enam konfederasi telah mengumumkan, setiap klub yang terlibat akan dihukum di liga domestik, Eropa, dan dunia. Para pemain mereka juga akan dilarang bermain untuk tim nasional negaranya," tulis UEFA.

Mengenai kompetisi tersebut, UEFA beranggapan kalau itu adalah proyek ambisius serta rakus dari para pemilik klub semata. Mereka tidak melihat adanya nilai tambah positif bagi sepakbola segara global, melainkan hanya kepentingan segelintir klub.

"Jika kompetisi itu digelar, maka UEFA, FA, RFEF, dan FIGC, serta FIFA sekaligus semua member asosiasi, akan tetap bersatu untuk menentang proyek sarat kepentingan ini," tegas UEFA.

Perez yang selaku presiden Liga Super juga memberikan sedikit sambutan dalam pengumuman ini.

"Kami akan membatu sepakbola di segala level dan meletakan di tempat yang paling tepat. Sepakbola adalah satu-satunya olahraga di dunia yang mempunyai miliaran fans dan kami sebagai klub besar bertanggung jawab untuk merespons keinginan mereka," kata Perez.