UFC Disebut Tawarkan Rp 21,5 Miliar untuk Pertarungan Hasbulla dan Abdu Rozik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta- Presiden UFC Dana White kabarnya siap untuk membeli acara yang menimbulkan sensasi di media sosial antara Hasbulla Magomedov dan Abdu Rozik dengan biaya 1,5 juta dolar atau setara dengan kurang lebih Rp 21,5 miliar.

Melansir SportBible, pada Sabtu malam waktu setempat, persaingat sengit antara Hasbulla dan Rozik kian memuncak dalam UFC 267 di Abu Dhabi, ketika pasangan ini terlihat saling berhadapan di sisi ring.

Melalui potongan video yang beredar di Twitter, Magomedov nampak mendaratkan tendangan ke lawannya sebelum pihak lain memisahkan mereka. Penampilan Hasbulla di UFC 267 lantas menuai perhatian dan peliputan intens dari media.

Menjelang UFC 267, White sempat mengungkapkan bahwa dirinya tak berpikir Hasbulla akan bertarung di UFC. Meski demikian, ia mengeklaim pihaknya bakal melakukan sesuatu untuk sosok tersebut.

Sang Presiden UFC memang amat tertarik untuk membawa Hasbulla dan Rozik dalam kerja sama. Beberapa hari setelah acara di Abu Dhabi, promotor Hasbulla Asxab Tamaev menyebut White kini siap mengajukan penawaran.

Pernyataan Promotor Hasbulla

Presiden UFC Dana White. (AFP/Logan Riely)
Presiden UFC Dana White. (AFP/Logan Riely)

“Teman-teman, saya menyambut Anda. Beberapa hari yang lalu, kami bertemu dengan Abdu Rozik. Ia benar-benar siap untuk berperang,” tulisnya melalui Instagram, seperti dilansir dari SportBible.

“Akan tetapi, ada berita yang lebih menarik. Dana (White) siap membeli acara bersama Hasbik dan Abdu Rozik seharga 1,5 juta dollar. Saya ingin mendengar pendapat Anda,” sambungnya lagi.

DM dari Dana White

Lebih lanjut, pria yang mempromosikan potensi pertarungan antara Hasbulla dan Rozik ini sempat mengunggah foto tangkapan layar yang diklaim sebagai direct message Instagram dari Dana White beberapa waktu lalu.

Menurut tangkapan layar yang beredar, White memperkenalkan dirinya kepada Tamaev sebelum akhirnya mengatakan pihaknya ingin membawa Hasbulla dan sang rival. White juga kemudian disebut meminta Telegram Tamaev.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel