UI lantik dua dekan dan 18 wakil dekan masa bakti 2022-2026

·Bacaan 2 menit

Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro melantik dua dekan baru, yakni dekan dari Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) periode 2022-2026, serta 18 wakil dekan dari berbagai fakultas.

"Kami berharap kehadiran pimpinan dekanat yang baru dapat memberikan semangat dan inspirasi baru bagi UI," katanya dalam taklimat media yang diterima di Depok, Sabtu.

Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada dekan dan wakil dekan sebelumnya, yang telah memberikan kontribusi luar biasa.

"Hal-hal positif yang ditinggalkan akan menjadi 'legacy' selanjutnya," katanya.

"Para dekan dan wakil dekan ibarat pembawa obor yang selalu harus berada paling depan. Pijarnya tidak boleh padam karena ia merupakan pedoman bagi warga fakultas menuju ke satu titik," tambahnya.

Rektor UI meyakini bahwa semua memiliki kesamaan harapan dan keyakinan membawa UI menuju ke arah yang lebih baik lagi.

"Yakni, UI yang berada di posisi bergengsi dalam hal peringkat perankingan nasional maupun global, menghasilkan riset dan inovasi terdepan, dan berdampak bagi masyarakat, serta pencapaian dari para dosen dan mahasiswa UI sesuai bidang ilmunya. Bersama-sama, kita wujudkan UI sebagai 'Entrepreneurial University'," kata Ari Kuncoro.

Wakil dekan yang dilantik berasal yaitu Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom), Fakultas Farmasi (FF), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), Fakultas Psikologi (F.Psi).

Selanjutnya Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) pada Jumat, 7 Januari 2022.

Sebanyak 18 wakil dekan yang dilantik periode 2022-2026 di antaranya yaitu, dari FIB Dr. Joesana Tjahjani, S.S., M.Hum. sebagai Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan dan Dr. Taufik Asmiyanto, S.S., M.Si., sebagai Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura dan Administrasi Umum.

Baca juga: UI kerja sama dengan Jepang atasi masalah kesehatan global

Baca juga: Dengan pendekatan bioinformatika, UI teliti obat alternatif COVID-19

Baca juga: UI sabet penghargaan ruang publik yang ramah sepeda

Baca juga: Peneliti UI terapkan teknologi budidaya lebah tanpa sengat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel