Uje Wafat, Arifin Ilham Berduka Sekaligus Bahagia

TEMPO.CO, Jakarta - Kabar wafatnya Ustad Jeffry Al-Buchori atau biasa disapa Uje memenuhi beragam media tanah air. Betapa tidak, kesan yang ditinggalkan sosok almarhum begitu melekat bagi banyak orang.

Kepergiannya yang begitu mendadak tentunya menyisakan kesedihan yang cukup mendalam bagi siapa saja yang pernah bahkan senantiasa berkomunikasi dengan Uje. Tidak hanya kerabat dekat saja yang hadir di rumah duka, menyolati jenazah di Istiqlal, hingga turut menghantarkan almarhum ke peristiahatan terakhirnya.

Para sahabat dekat Uje, semisal Ustad Arifin Ilham juga menyampaikan belasungkawanya melalui media sosial Facebook. "Inna lillaaahi wa inna ilaihi roojiuun, sesungguhnya semuanya milik Allah dan sesungguhnya semua kembali kepada Allah. Telah pulang ke Rahmatullah sahabat kita Ustadz Jefry AlBukhori, yg akrab kita panggil Uje. Allahummagfirlahu warhamhu...semoga Allah mengampuni semua dosa almarhum, memaafkan semua kesalahan almarhum...aamiin".

Ustad Arifin Ilham juga menampilkan fotonya bersama Uje. Dalam keterangan di foto itu, Arifin Ilham menyebutkan foto itu merupakan kenangan indah bersama almarhum.  Selama ini, Uje memanggil Ustad Arifin Ilham dengan sebutan abang.

Selain menyampaikan bela sungkawan, Ustad Arifin Ilham juga mengungkapkan ia turut bahagia atas kepergian Uje di hari Jumat. Karena, saat membaca hadists Rasulullah tentang orang yang meninggal pada hari Jumat atau malam Jumat akan mendapatkan perlindungan Allah dari siksa kubur. "Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur" (HR. Al-Tirmidzi, no. 1043).

AISHA

Topik Terhangat:

Edsus Sosialita | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston

Baca juga:

Pria Tampan Diusir dari Arab Angkat Bicara

Twit Terakhir, Ustad Uje Baca Doa Mau Tidur

Ini Spesifikasi Motor Gede yang Ditunggangi Uje

Pose 'Ajaib' Para Sosialita di Depan Kamera

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.