Uji Coba Jelang Piala AFF 2020: Witan Sulaeman dan 3 Sosok Belia Timnas Indonesia yang Akan Menjadi Ancaman buat Myanmar

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Antalya - Timnas Indonesia mencari pelampiasan buntut kekalahan dari Afghanistan. Tim berjuluk Skuad Garuda itu mengincar kemenangan kala menghadapi Myanmar.

Setelah takluk 0-1 dari Afghanistan pada partai uji coba 16 November 2021, Timnas Indonesia akan berlatih tanding melawan Myanmar pada Kamis (25/11/2021) Emirhan Sports Complex, Antalya, Turki.

Kekuatan Timnas Indonesia berkurang setelah Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggott kembali ke klub masing-masing. Namun, Skuad Garuda masih memiliki darah-darah segar penuh semangat.

Witan Sulaeman, misalnya, winger berusia 20 tahun itu mulai berstatus permanen di Timnas Indonesia. Keberadaannya di sisi sayap tidak tergantikan.

Witan punya kreativitas yang tinggi. Selain itu, pemain Lechia Gdansk ini dapat menjadi pemecah kebuntuan. Naluri mencetak gol pemain asal Palu, Sulawesi Utara itu juga tidak kalah dari striker.

Selain Witan, siapa lagi sosok belia di Timnas Indonesia yang dapat memberikan ancaman nyata bagi Myanmar?

vidio:Alasan PSSI Berangkatkan Timnas Indonesia ke Turki dan Target Piala AFF 2020

Pratama Arhan

Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kanan), harus berjibaku menghentikan aliran bola sayap Vietnam yang cukup cepat. Vietnam langsung memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia, melalui kedua sayap di kanan dan kirinya sejak menit pertama. (Foto: Dok. PSSI)
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kanan), harus berjibaku menghentikan aliran bola sayap Vietnam yang cukup cepat. Vietnam langsung memberikan tekanan ke pertahanan Indonesia, melalui kedua sayap di kanan dan kirinya sejak menit pertama. (Foto: Dok. PSSI)

Sama seperti Witan, Pratama Arhan tidak tergantikan di Timnas Indonesia. Padahal, usia bek PSIS Semarang itu baru 19 tahun.

Arhan menjadi personel tetap di pos bek sayap kiri Timnas Indonesia. Pemain asal Blora, Jawa Tengah itu punya keahlian melakukan lemparan yang jauh.

Ramai Rumakiek

Pemain debutan Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek, saat mencetak gol ke gawang Chinese Taipei dalam laga leg pertama play-off kualifikasi Piala Asia 2023 di Buriram Stadium, Thailand, Kamis (7/10/2021).
Pemain debutan Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek, saat mencetak gol ke gawang Chinese Taipei dalam laga leg pertama play-off kualifikasi Piala Asia 2023 di Buriram Stadium, Thailand, Kamis (7/10/2021).

Ramai Rumakiek sempat membuat kejutan ketika dimainkan sebagai starter dalam debutnya bersama Timnas Indonesia saat melawan Chinese Taipei pada Kualifikasi Piala Asia 2023. Winger Persipura Jayapura itu juga berhasil mencetak gol.

Namun, Ramai masih harus memperjuangkan posisinya di Timnas Indonesia. Pemain berusia 19 tahun itu punya talenta untuk meneruskan jejak seniornya, Boaz Solossa di Skuad Garuda.

Alfeandra Dewangga

Pemain Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga, saat latihan di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Rabu, (19/2/2020). Pada sesi latihan kali ini Timnas menjalani tes fisik dengan menggunakan alat Smart Gate. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pemain Timnas Indonesia, Alfeandra Dewangga, saat latihan di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Rabu, (19/2/2020). Pada sesi latihan kali ini Timnas menjalani tes fisik dengan menggunakan alat Smart Gate. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Ada peluang bagi Alfeandra Dewangga dimainkan ketika Timnas Indonesia melawan Myanmar. Pasalnya, Skuad Garuda kehilangan Elkan Baggott yang kembali ke Ipswich Town U-23.

Dewangga akan bersaing dengan Fachrudin Aryanto, Victor Igbonefo, dan Ryuji Utomo untuk membentengi lini pertahanan Timnas Indonesia. Meski tidak sebagai starter, pemain berusia 20 tahun itu dapat diturunkan menjadi pengganti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel