Uji Coba Persiraja Vs PSMS Medan, Pemain Dilarikan ke Rumah Sakit

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pertandingan uji coba Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh pada Minggu sore WIB 27 Juni 2021 memunculkan banyak kontroversi. Mulai dari dihentikannya pertandingan pada babak pertama sampai ada pemain yang cedera.

Pertandingan ini cuma berlangsung selama 45 menit. Penyebabnya terjadi pelanggaran protokol kesehatan pandemi COVID-19.

Pihak Persiraja memutuskan untuk menghentikan pertandingan ini menyusul banyaknya suporter yang datang ke Stadion Harapan Bangsa. Padahal sedianya laga ini berlangsung tertutup.

Tak cuma itu, ada juga insiden keributan antarpemain di atas lapangan. Di mana pemain dari Persiraja dan PSMS lepas kendali usai memperebutkan bola.

Satu insiden yang mencolok dan mendapat banyak kritik dari warganet adalah pelanggaran yang dilakukan pemain Persiraja kepada Ilham Fathoni dari PSMS. Sang pemain harus dilarikan ke rumah sakit untuk dicek kondisinya.

Melalui unggahan terbarunya di Instagram, PSMS mengkonfirmasi kondisi Fathoni baik-baik saja. Dia sudah di-rontgen, dan diketahui tidak adaya patah tulang yang dialami.

"Hasil rontgen memperlihatkan tidak adanya patah tulang. Hanya sedikit ada shock akibat trauma. Terima kasih untuk tim medis yang bergerak cepat. Terima kasih dokter Ona dan dokter Rizal dari Persiraja," demikian bunyi keterangan fotonya.

Unggahan terkait pertandingan ini baik di Instagram PSMS maupun Persiraja banjir berisikan kritik. Warganet menganggap laga uji coba ini dilakoni secara kelewatan.

Permainan keras cenderung kasar malah merusak esensi dari uji coba itu sendiri. Padahal Persiraja sedang bersiap menuju Liga 1, dan PSMS bakal mengarungi Liga 2.

Tapi justru insiden seperti yang dialami Fathoni terjadi dari uji coba ini. Tentu saja ini malah merugikan tim itu sendiri.

Uji coba ini sendiri disiarkan melalui layanan live streaming. Mereka yang mau menonton diwajibkan membayar Rp10 ribu.

Itu mengapa segala insiden yang ada di lapangan akhirnya menjadi potongan video dan tersebar di media sosial.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel