Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Meja Siswa Disekat Plastik

Daurina Lestari, antv/tvOne
·Bacaan 2 menit

VIVA – Beberapa sekolah di Kota Semarang hari ini melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Diantaranya adalah SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, SD Pekunden dan SD Lamper Kidul 02.

Di SMP Negeri 5 Semarang uji coba sekolah tatap muka ini dimulai jam 8 pagi, dan hanya diikuti oleh siswa kelas 7. Dari pantauan, guru dan siswa yang mengikut PTM harus lebih dulu menjalankan protokol kesehatan.

Mereka memakai masker dan face shield, mencuci tangan sebelum masuk ke lingkungan sekolah, diperiksa suhu tubuh, dan menempati tempat duduk yang diberi jarak dan dibatasi dengan sekat plastik.

Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Semarang, Teguh Waluyo menjelaskan, pembelajaran dibagi menjadi tiga shift. Masing-masing diikuti oleh 3 kelas dari kelas 7 secara bergantian setiap dua hari.

"Kelas 7 semua. Jadi hari Senin dan Selasa kelas A, B dan C. Kemudian Rabu dan Kamis gantian kelas D,E dan F. Nanti tanggal 12 dan 15 kelas D,H, dan I," kata Teguh Waluyo, Senin 5 April 2021.

Masing-masing kelas, lanjutnya, hanya diisi 16 siswa atau 50 persen dari kapasitas. Sementara untuk kelas 8 dan kelas 9 tetap belajar secara daring.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, yang melakukan pemantauan, menilai pelaksanaan PTM di SMP Negeri 5 berlangsung dengan baik saat siswa datang belajar di kelas. Namun yang perlu dipantau adalah bagaimana nanti pulang sekolahnya.

"Kalau siswa datang ke sekolah itu kan tidak bersamaan, jadi bisa diatur jarak dan jeda waktunya. Nah kalau pas pulang sekolah itu kan bersamaan, jadi ini yang harus diperhatikan betul," jelasnya.

Ia juga menambahkan, masih ada orang tua yang hingga kini tidak setuju anaknya ikut PTM. Meski demikian, para siswa tetap mendapatkan hak pembelajaran secara daring.

Menurutnya, perlu adanya kerja sama yang baik antara siswa, orang tua, guru, maupun masyarakat, sehingga sebelum Juli 2021, semua sekolah sudah uji coba, dengan harapan bulan Juli semua sudah siap PTM.

Laporan: tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Baca juga: Eks PM Malaysia Najib Razak Ajukan Banding atas Vonis 1MDB