Uji emisi kendaraan bermotor digelar selama tiga hari di Jakarta Utara

Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) berencana menggelar uji emisi kendaraan bermotor selama tiga hari pada pekan depan di Jakarta Utara sebagai bagian dari rencana pengelolaan kualitas udara perkotaan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara Wawan Budi Rohman dalam keterangannya di Jakarta Utara, Jumat, menyebutkan, pertama pada Selasa (28/6) di Jalan Benyamin Sueb, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan.

Kemudian Rabu (29/6) di Jalan Danau Sunter Utara, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok dan Kamis (30/6) di Waduk Pluit, Jalan Pluit Timur Raya No. 12, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan.

Ia mengatakan berdasarkan rapat evaluasi bersama Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), akan diberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Jakarta Utara dari Kementerian LHK berdasarkan hasil kegiatan uji emisi itu.

Baca juga: Jakarta Selatan adakan uji emisi gratis di Pancoran

Kementerian LHK kepada Pemkot Jakut akan memberi rekomendasi untuk mengambil langkah atau tindak lanjut pengelolaan kualitas udara perkotaan, baik berupa kebijakan, aturan dan lainnya.

Wawan menambahkan, masyarakat Jakarta Utara diharapkan dapat berpartisipasi dalam menjaga kualitas udara dan lingkungan dengan ikut memeriksakan kondisi kendaraan masing-masing.

Menurut Wawan, sejauh ini penyumbang terbesar pencemaran udara adalah kendaraan bermotor atau transportasi.

Ia berpendapat, kalau gas buang dari kendaraan bermotor itu kotor maka kualitas lingkungan akan menjadi tidak baik dan mempengaruhi kualitas hidup manusia.

Baca juga: Bengkel kendaraan di Jakarta wajib miliki alat uji emisi

Oleh karena itu, tambahnya, setelah uji emisi itu, diharapkan gambaran kualitas udara di Jakarta Utara dari sektor transportasi dan kendaraan bermotor bisa terlihat hasilnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel