Ukraina Minta Orang Kaya Rusia Ganti Rugi Pembangunan Imbas Perang

Merdeka.com - Merdeka.com - Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmygal meminta, orang kaya Rusia untuk membayar biaya pembangunan negaranya pasca perang Rusia dan Ukraina. Dia menaksir biaya yang diperlukan untuk membangun kembali Ukraina setelah invasi Rusia dapat mencapai USD 750 miliar.

"Kami percaya bahwa sumber utama pemulihan adalah aset yang disita dari Rusia dan oligarki Rusia," katanya dalam konferensi di kota Lugano, Swiss, mengutip perkiraan bahwa aset Rusia yang dibekukan bernilai USD 300- USD 500 miliar.

Menurutnya, pihak berwenang Rusia melancarkan perang berdarah ini. Sehingga, mereka menyebabkan kehancuran besar-besaran ini dan mereka harus bertanggung jawab atas itu.

Dapat Dukungan Inggris

inggris rev1
inggris rev1.jpg

Pandangan Shmygal tersebut turut didukung oleh Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss yang mengatakan Rusia perlu bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan oleh "perang yang mengerikan". Di mana Kyiv juga membutuhkan bantuan untuk membangun kembali ekonominya yang hancur.

"Kami sedang mencari opsi untuk penyebaran aset Rusia. Pada saat yang sama kami melakukan apa yang kami bisa untuk memulai kembali ekonomi Ukraina - mengeluarkan ekspor biji-bijian itu dari Odesa, memastikan kami mendukung industri dan bisnis Ukraina untuk berjalan," kata Truss kepada Reuters dikutip, Jumat (15/7).

Adapun, Rusia mengatakan "operasi militer khusus" di Ukraina dimaksudkan untuk mendemiliterisasi tetangga selatannya dan melindungi penutur bahasa Rusia dari apa yang disebutnya nasionalis.

Ukraina dan sekutu Baratnya mengatakan ini adalah dalih tak berdasar untuk agresi mencolok yang bertujuan merebut wilayah. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel