Ukraina Pakai Senjata Militer Bohongan dari Kayu untuk Kecoh Rusia

Merdeka.com - Merdeka.com - Ukraina dilaporkan menggunakan umpan kayu yang menyerupai senjata-senjata untuk mengecoh Rusia. Strategi ini dilakukan Ukraina agar Rusia menghabiskan rudal jarak jauhnya yang mahal dengan sia-sia.

Dikutip dari laman The Guardian, Selasa (30/8), Rusia setidaknya telah menggunakan 10 rudal Kalibr-nya untuk menghancurkan umpan kayu Ukraina. Kesuksesan itu mendorong Ukraina untuk memperbanyak penggunaan umpan kayu di medan perang.

Kepada The Washington Post, seorang pejabat senior Ukraina mengatakan "ketika UAVs (pesawat nirawak Rusia) melihat senjata-senjata, itu bagaikan target utama".

Sebelumnya, Rusia mengklaim mereka telah menghancurkan berbagai rudal buatan Amerika Serikat (AS), termasuk rudal Himars. Namun pihak AS mengatakan klaim tersebut adalah salah.

Seorang diplomat AS, tanpa menyebutkan nama, mengatakan kepada The Washington Post bahwa "mereka mengklaim telah menembak Himars lebih banyak dari pada yang kita telah kirim".

Berbagai instalasi militer, seperti gudang persenjataan dan jalur suplai Rusia telah dirusak oleh Ukraina menggunakan rudal-rudal kiriman negara Barat. Rudal-rudal itu dipercaya juga akan digunakan Ukraina untuk mengambil kembali Kherson dari pasukan Rusia.

Hingga sekarang, Rusia tidak menyebutkan berapa banyak persediaan rudal presisi yang dimilikinya. Namun intelijen Ukraina memperkirakan Rusia setidaknya masih memiliki persediaan 45 persen dari misil itu.

Strategi umpan kayu yang digunakan Ukraina untuk menghabiskan rudal Rusia adalah strategi yang sering digunakan oleh negara-negara yang memiliki senjata lebih sedikit dibanding lawannya.

Sebelumnya Ukraina mengimprovisasi senjata-senjatanya, seperti menempatkan rudal di truk-truk dan sistem roket di perahu-perahu cepat untuk melawan Rusia.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]