Ulama Duri Kepa Mengutuk Teroris Bom Vihara

TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Masjid Nurul Ikhlas dan juga Tokoh Ulama Duri Kepa M Yusuf, 65, mengecam pelaku pengeboman Vihara Eka Amara. Dia menegaskan aparat untuk segera menindak dan mencari pelaku pengeboman itu. "Ini sangat meresahkan warga Duri Kepa," kata Yusuf saat ditemui Tempo di rumahnya, Senin, 5 Agustus 2013 sore.

Selama 65 tahun lahir dan tinggal di wilayahnya, Yusuf mengaku ini pertama teror seperti ini terjadi. Yusuf tidak ingin kerukunan beragama warga Duri Kepa, khususnya RW 08, terganggu atas insiden ini. "Setiap orang yang beragama pasti akan sangat tersakiti mendengar tetangganya mengalami insiden seperti ini, meski si tetangga beragama lain." katanya. (Baca: Pengamat: Bom Vihara Diduga Terkait Myanmar)

Kata Yusuf, hubungan warga Duri Kepa dengan vihara sangat baik. "Saya prihatin atas insiden yang dialami oleh Vihara. Ini adalah duka yang mendalam bagi warga Duri Kepa." (Baca: Menag: Umat Jangan Terpancing Bom Vihara)

Hal senada diungkapkan pengurus Masjid Nurul Ikhlas Mahdum Almunawar, 66. "Saya sangat terkejut," kata Mahdum saat ditemui Tempo di rumahnya, Senin, 5 Agustus 2013.

Dalam organisasi kepengurusan masjid, Mahdum menjabat sebagai koordinator acara. Pada beberapa kesempatan, Mahdum sering diundang vihara untuk mengikuti kegiatan bakti sosial. "Bahkan mereka (Vihara) pernah memberikan sumbangan untuk Masjid Nurul Ikhlas," kata Mahdum.

Mahdum menjelaskan saat Imlek, beberapa warga Duri Kepa, khususnya RW 08 sering dibagikan sembako dan bantuan lainnya oleh pihak Vihara. "Kalau lagi Imlek, Vihara membagikan sembako kepada warga. Bahkan waktu itu mereka pernah membagikan kepada 800-1000 orang warga di sini." (BacA: Mengenal Vihara Ekayana Amara, Berawal dari Ruko)

Mahdum berharap persoalan ini segera ditangani aparat. Agar keresahan warga Duri Kepa tidak berlarut-larut.  (Baca: Al Chaidar: Bom Vihara Ulah Kelompok Abu Umar)

REZA ADITYA RAMADHAN

Berita Lainnya:

Bom Vihara, Jokowi Minta Warga Waspada

Apa Motif Peledak Vihara Ekayana? Ini Kata Kapolda

Kronologi Ledakan di Vihara Ekayana

Mobil Dinas DPR RI Disewakan untuk Mudik

Pengamat: Bom Vihara Diduga Terkait Myanmar  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.