Ulama Panutan Palu Habib Saggaf Aljufri Tutup Usia, Ini Profilnya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan wafatnya Ketua Utama (Ketum) Alkhairaat, Habib Sayyid Saggaf Muhammad Aljufri atau yang dikenal sebagai Habib Saggaf Aljufri.

Habib Saggaf Aljufri wafat Selasa, 3 Agustus 2021 pukul 15.50 WITA kemarin di Rumah Sakit Alkhairaat, Palu, Sulawesi Tengah. Sebelum wafat, Habib Saggaf Aljufri sempat menjalani perawatan.

Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali bin Muhammad Aljufri mengatakan mendiang Habib Saggaf dimakamkan hari ini, Rabu, 4 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 WITA tadi di Masjid Alkhairaat, tepat di samping mendiang sang adik, HS Abdillah bin Muhammad Aljufri.

Profil Habib Saggaf Aljufri

Lahir pada 17 Agustus 1937 di Pekalongan, Habib Saggaf merupakan seorang cendekiawan Islam Indonesia yang berdomisili di Palu. Selama hidupnya, sosok Habib Saggaf merupakan salah satu tokoh yang dihormati masyarakat sekitar.

Bahkan, ia tak jarang mendapat kunjungan para pejabat negara untuk membahas masalah agama dan negara. Selain merupakan sosok ulama panutan, Habib Saggaf rupanya pernah menjabat sebagai Ketua MUI Sulawesi Tengah.

Selain itu, ia juga pernah terjun ke dunia politik sebagai anggota MPR dari Sulawesi Tengah. Dahulu, Habib Saggaf menimba ilmu di Muallimin Alkhairaat, Palu. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Al Azhar Kairo di Mesir pada tahun 1959.

Di sana, ia meraih gelar sarjana pada tahun 1963. Kemudian, Habib Saggaf lanjut mengemban pendidikan untuk mendapatkan gelar magister di universitas yang sama dan lulus pada tahun 1967.

Sepulangnya Habib Saggaf dari Mesir, ia membaktikan diri dan ilmunya untuk Alkhairaat. Selain itu, ia juga secara rutin dan aktif berdakwah di seluruh pelosok Indonesia dan mendirikan Madrasah Alkhairaat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel