Ulasan #LOVELIFE 88 Thoughts on Love and Life 03 - PRIORITIES

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Judul: #LOVELIFE 88 Thoughts on Love and Life 03 - PRIORITIES

Penulis: Diana Rikasari

Ilustrator: Dinda Puspitasari

Penerbit: POP Imprint Kepustakaan Populer Gramedia

Cetakan keempat, Novermber 2018

#88LOVELIFE has always been a delightful seriesthat never fails to make its readers smile. In this third volume, the author takes us for atrip to reality where dreams and passion meetpriorities, causing dilemmas and the need tomake big adjustments in life.

Extremely heartwarming and relevant to ourdaily struggles, this book will definitely changeyour perspective towards life. Not to forget, this book is filled with illustrations that willcertainly cheer up your day and become a goodaddition to your social media feed.

***

Menjalani hidup ini tak lepas dari yang namanya prioritas. Untuk membuat hidup lebih bermakna dan berarti, kita perlu memilih dan memilah prioritas yang tepat. Bahkan hidup bisa lebih baik saat kita bisa merangkai prioritas yang lebih terarah.

Buku #LOVELIFE 88 Thoughts on Love and Life 03 - PRIORITIES hadir untuk menjadi pengingat kita tentang prioritas hidup. Berisi kumpulan kutipan, rangkaian kata inspiratif, dan ilustrasi yang cantik, buku ini sangat cocok dibaca oleh kita yang sedang berupaya untuk memperbaiki prioritas hidup kita.

Merangkai Prioritas yang Lebih Baik Lagi

Buku #88LoveLife./Copyright Endah
Buku #88LoveLife./Copyright Endah

"Being a person who loves to work so much, I carry this guilt over my shoulders as I would question at times, 'Am I working too much?'" (hlm. 44)

Bagi para perempuan bekerja misalnya, mungkin kita pernah bertanya-tanya apakah pilihan kita untuk bekerja ini sudah benar? Atau mungkin kita terlalu memaksakan diri dalam bekerja sampai melupakan hal lain? Dalam sebuah paragraf di buku ini, kita kembali diingatkan bahwa kita berhak bahagia. Jika bekerja membuat kita bahagia, kenapa tidak? Masing-masing orang punya prioritas dan pilihan hidup masing-masing. Selama kita bisa bertanggung jawab atas pilihan hidup kita dan bahagia dalam mengerahkan tenaga serta waktu untuk proritas kita, maka rasanya tidak ada yang salah.

Buku ini tidak membahas tema prioritas dengan lebih dalam. Isinya lebih banyak kata-kata motivasi atau penyemangat hidup. Meskipun begitu, setidaknya dengan membaca kutipan dan kalimat-kalimat inspiratif di dalamnya, kita kembali ingat bahwa hidup ini masih layak untuk diperjuangkan. Kita masih punya harapan untuk merangkai prioritas hidup yang lebih baik lagi.

#ElevateWomen