ULM kirim 14 dosen ke Inggris dalami kurikulum Universitas Cambridge

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengirimkan sebanyak 14 dosennya ke Inggris untuk mendalami kurikulum Universitas Cambridge khususnya pengajaran bahasa Inggris di perguruan tinggi.

"Selamat bagi yang terpilih dan hari ini dilepas untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris ke Cambridge," kata Rektor ULM Prof Sutarto Hadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat.

Nantinya para dosen ULM berada di Inggris selama dua minggu. Mereka juga mengikuti tes sebagai penguji bahasa Inggris bersertifikasi internasional atau International English Language Testing System (IELTS).

Dijelaskan Sutarto, IELTS adalah ujicoba kemampuan berbahasa Inggris yang diselenggarakan bersama oleh Universitas Cambridge, British Council, dan IDP Education Australia.

Berbeda halnya dengan tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language), tes IELTS semua jawaban akan ditulis tangan. Terdapat empat modul yaitu berbicara atau speaking, reading, writing, dan listening.

Baca juga: ULM gandeng Universitas Cambridge jajaki kelas internasional

Baca juga: Kompetensi berbahasa Inggris dosen ULM bersertifikasi internasional

Pada bagian berbicara atau speaking section,
peserta tes akan diminta untuk berbicara dengan seorang penilai secara langsung dengan durasi 12-14 menit.

"Tes IELTS akan kami sediakan di ULM dengan
penguji para dosen yang telah belajar di
Cambridge ini," jelas Sutarto.

Diketahui ULM sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik dan terbesar di pulau Kalimantan terakreditasi A menggandeng University of Cambridge atau Universitas Cambridge di Inggris dalam upaya menjajaki pembukaan kelas internasional menuju kampus berkelas dunia.

Kerja sama diawali dengan program peningkatan kemampuan bahasa Inggris para dosen dan mahasiswanya melalui pengembangan UPT Bahasa ULM sebagai pusat pembelajaran dan pelatihan bahasa Inggris untuk sekolah, perguruan tinggi dan Dinas Pendidikan di pulau Kalimantan.

Baca juga: ULM hadiri pertemuan konsorsium tentang kebencanaan di Inggris

Baca juga: "Siperkasa" permudah kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat