Ultimatum untuk Mikel Arteta: Pecat jika Arsenal Gagal Juara Liga Europa

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Arsenal menunjukkan performa yang tidak cukup bagus pada musim. Posisi Mikel Arteta sebagai manajer pun dinilai sangat rawan pemecatan jika tidak meraih gelar juara pada akhir musim nanti.

Arteta ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada Desember 2019. Sebelumnya, dia sama sekali tak punya catatan menjadi pelatih kepala. Arteta hanya menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City.

Arsenal memilih Arteta setelah mendepak Unai Emery dari kursi manajer. Sejauh ini, Arteta dinilai belum membawa perubahan yang signifikan jika dibanding manajer pengganti Arsene Wenger tersebut.

Mikel Arteta memberi harapan yang besar saat ditunjuk sebagai manajer Arsenal. Apalagi, pada akhir musim lalu, Arteta mampu memberikan gelar Piala FA untuk The Gunners.

Arteta kemudian juga meraih gelar Community Shield. Namun, kini nasib manajer berusia 39 tahun itu sedang berada di ujung tanduk. Arsenal terseok di papan tengah klasemen Premier League dan gagal di ajang domestik lain.

"Arteta memberi pertanda awal yang sangat bagus dalam hal seberapa cepat dia meraih trofi," buka pandit sepak bola Inggris, Darrent Bent kepada talkSPORT.

"Ya, musim ini benar-benar tidak konsisten, tapi saya tidak ingin Arsenal berubah menjadi klub yang terus memecat manajer. Pada tahap tertentu Anda harus memberi seseorang sedikit waktu," sambung Bent.

Titel Liga Europa atau Pecat!

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tampak terkejut saat melawan Tottenham Hotspur pada laga Liga Inggris di London, Minggu (6/12/2020). Tottenham menang dengan skor 2-0. (Glyn Kirk/Pool via AFP)
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tampak terkejut saat melawan Tottenham Hotspur pada laga Liga Inggris di London, Minggu (6/12/2020). Tottenham menang dengan skor 2-0. (Glyn Kirk/Pool via AFP)

Bent memang ingin Arsenal memberi waktu lebih lama kepada Mikel Arteta untuk menerapkan idenya. Namun, ada batasan-batasan yang harus ditetapkan. Arsenal tidak boleh membiarkan diri mereka berada di posisi yang makin sulit pada akhir musim nanti.

"Gelar juara Piala FA membawa banyak celah dan jika Arsenal tersingkir dari Liga Europa dan finis di posisi kesepuluh atau kesebelas, saya pikir Arteta bisa kehilangan pekerjaan," tegas Bent.

Sementara itu, situasi ruang ganti Arsenal juga disebut mulai tidak kondusif. Keputusan dan aturan yang dibuat Arteta mulai dipertanyakan para pemain. Riak-riak rasa tidak puas mulai terjadi di level pemain atas kinerja Arteta.

Sumber: talkSPORT

Video