Uluran Tangan Dinsos Surabaya untuk Nenek Yatimah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya merespons cepat ketika mendapat informasi seorang nenek yang tinggal sebatang kara. Nenek itu diketahui bernama Yatimah dan tinggal di Jalan Girilaya 59, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan Surabaya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengaku, pihaknya mendapat laporan ada lansia sebatang kara yang tinggal di kawasan Girilaya. Mendapat informasi itu, pihaknya langsung mencari keberadaan rumah nenek tersebut.

"Mendapat informasi itu kita langsung TL (tindak lanjut) tadi sekitar pukul 12.30 WIB. Posko Terpadu Barat Daya bersama Satpol PP dan Linmas langsung datang ke lokasi mencari alamat nenek itu," kata Anang sapaan lekatnya, Rabu, 16 Desember 2020, pihaknya menerima paket.

Anang mengungkapkan, berdasarkan hasil outreach yang dilakukan petugas di lapangan, nenek tersebut tinggal seorang diri. Dia tinggal menumpang di rumah seseorang yang sudah tidak digunakan.

Dari KK (Kartu Keluarga) yang dimiliki, nenek itu tercatat sebagai warga Surabaya dan beralamat tinggal menumpang di rumah tersebut.

"Sekitar pukul 14.30 WIB tadi, Bu Yatimah langsung kita dampingi antar ke Griya Wreda Jambangan untuk dirawat dan tinggal di sana. Karena beliaunya sendiri tidak ada keluarga di Surabaya," ujar dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tetangga Ikut Membantu

Dinas Sosial Kota Surabaya bantu seorang nenek yang tinggal sebatang kara (Foto: Dok Humas Pemkot Surabaya)
Dinas Sosial Kota Surabaya bantu seorang nenek yang tinggal sebatang kara (Foto: Dok Humas Pemkot Surabaya)

Dari informasi yang dihimpun petugas di lapangan, Anang mengungkapkan, Yatimah sudah hampir sekitar 20 tahun tinggal di rumah tersebut. Dahulu, rumah itu merupakan tempat dia bekerja ikut seseorang.

"Beliau (Yatimah) sudah lama tinggal di rumah itu, dulu rumah tersebut merupakan tempat dia bekerja sebagai penjahit. Karena hidup sebatang kara, beliau untuk sehari-hari dapat belas kasihan dari tetangga kanan kiri," ungkap dia.

Dari pengakuan nenek tersebut, kata Anang, dia tidak memiliki sanak keluarga di Surabaya. Namun, Yatimah mengaku masih memiliki keluarga di Malang, Jawa Timur. "Untuk sanak keluarga di Surabaya tidak ada. Beliau (Yatimah) katanya ada saudara di Malang," terang dia.

Saat ini, Yatimah telah dirawat dan tinggal di UPTD Griya Wreda Jambangan yang dikelola Dinsos Surabaya. Setelah kondisinya membaik, Anang menyatakan akan berkoordinasi dengan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan) Malang untuk mencari tahu keluarga Yatimah.

"Kalau kondisinya Bu Yatimah sudah membaik kita koordinasi dengan TKSK di Malang untuk mencari tahu keluarganya. Kita tunggu kondisinya Bu Yatimah membaik," pungkas dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini