Umat Muslim Indonesia Luruskan Arah Kiblat Salat Sore Ini

·Bacaan 1 menit

VIVA – Fenomena Matahari tepat di atas Kabah akan terjadi pada Kamis hari ini, 15 Juli 2021. Fenomena ini bisa dimanfaatkan umat Muslim Indonesia dan dunia untuk meluruskan arah kiblat salat.

Puncak fenomena akan terjadi pada pukul 16:26 WIB/17:26 WITA/18:26 WIT. Matahari tepat di atas Kabah mulai terjadi pukul 16:17 WIB, 17:17 WITA, dan 18:17 WIT.

Namun, sebelum meluruskan arah kiblat, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengimbau terlebih dahulu kalibrasikan jam menggunakan platform jam.bmkg.go.id.

Ini langkah-langkah dalam menentukan arah kiblat menggunakan Kuminasi Agung (Istiwa'ul A'zham atau Great Culmination). Tentukan tempat yang akan diketahui arah kiblatnya, cari lokasi yang rata dan tentunya terkena cahaya Matahari.

Siapkan tongkat lurus atau gunakan benang berbandul serta jam yang sudah dikalibrasikan. Tancapkan tongkat di atas permukaan tanah dan pastikan tongkat benar-benar tegak lurus atau gantungkan benang berbandul.

Jika sudah memasuki waktu puncak, amati bayangan tongkat atau benang, tandai ujung bayangan, kemudian tariklah garis lurus dengan pusat bayangan. Garis lurus yang menghadap dari ujung ke pusat bayangan merupakan arah kiblat untuk wilayah tersebut.

Kuminasi Agung terjadi ketika deklinasi Matahari bernilai sama dengan lintang geografis Kabah sehingga ketika tengah hari, Matahari tepat berada di atas arah kiblat salat umat Muslim. Setiap bayangan yang terbentuk akan mengarah ke Kabah.

Tapi tidak semua wilayah bisa menikmatinya, seperti Provinsi Maluku, mulai dari Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram bagian timur, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Kepulauan Kei. Lalu, Kota Tual, Kabupaten Maluku Barat Daya (minus Pulau Wetar) dan Kabupaten Kepulauan Aru, ditambah dengan Provinsi Papua Barat serta Papua.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel